
Interview exclusive PT Primacom dengan media di Jakarta, Jumat (19/11). (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - PT Primacom mengoptimalkan perpaduan teknologi satelit, Starlink, serta jaringan fiber optic untuk menghadirkan layanan komunikasi yang menjangkau lebih luas, stabil, dan efisien. Pemanfaatan satelit memungkinkan konektivitas tetap tersedia hingga ke wilayah terpencil yang sulit dijangkau oleh infrastruktur darat.
Sementara itu, integrasi dengan Starlink, layanan internet berbasis satelit orbit rendah, memberikan kecepatan akses tinggi dengan latensi rendah, sehingga koneksi menjadi lebih andal untuk kebutuhan bisnis maupun pengguna individu.
"Keandalan ini menjadikan layanan teknologi dan digital PT Primacom menjadi fondasi penting bagi perkembangan infrastruktur komunikasi masa kini, baik untuk kebutuhan bisnis, pendidikan, maupun gaya hidup digital masyarakat modern," sebut Andy Liminata, Assistant Vice President Product Support Department, dalam interview exclusive dengan media di Jakarta, Jumat (19/11).
Di sisi lain, jaringan fiber optic dimanfaatkan di area yang telah memiliki infrastruktur memadai guna memastikan transmisi data berkapasitas besar, stabil, dan minim gangguan.
Melalui kombinasi tiga teknologi tersebut, Primacom mampu menghadirkan solusi komunikasi terpadu yang fleksibel, sekaligus mendukung efisiensi biaya, mempercepat proses instalasi, dan menjawab kebutuhan konektivitas modern di berbagai sektor.
Penggunaan fiber optic juga membuat proses pemasangan jaringan menjadi lebih cepat, lebih stabil, dan minim gangguan dibandingkan teknologi konvensional seperti kabel tembaga.
Hal ini karena fiber optic mampu mengalirkan data berkecepatan tinggi dan berkapasitas besar melalui sinyal cahaya, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh interferensi elektromagnetik maupun faktor lingkungan.
Pemanfaatan teknologi terkini, jaringan fiber, serta layanan yang terintegrasi turut memberikan dampak positif terhadap efisiensi biaya dan waktu instalasi yang ditawarkan PT Primacom. Dengan fiber optic, proses instalasi dapat dilakukan lebih singkat, stabil, dan andal dibandingkan teknologi lama.
"Kombinasi inovasi ini menjadikan instalasi lebih hemat biaya, lebih singkat, dan tetap memenuhi standar tinggi bagi layanan teknologi," ungkap dia.
Selain memiliki performa tinggi, kabel fiber optic juga lebih ringan dan fleksibel, sehingga memudahkan teknisi dalam proses pemasangan serta mempercepat waktu instalasi. Keunggulan ini turut berkontribusi pada efisiensi biaya, karena kebutuhan perawatan menjadi lebih jarang dan kualitas koneksi dapat terjaga dalam jangka panjang.
Dibandingkan kabel tembaga tradisional, teknologi fiber optic jauh lebih unggul karena tidak mudah terdampak gangguan elektromagnetik maupun kondisi lingkungan.
Kapasitas bandwidth yang besar juga memungkinkan teknologi ini mendukung berbagai aplikasi digital, mulai dari konferensi video, layanan komputasi awan, hingga Internet of Things (IoT) dengan kinerja optimal.
"Hal ini mengurangi kebutuhan perawatan berulang dan menekan biaya operasional secara signifikan. Selain itu, layanan teknologi yang ditawarkan memungkinkan sistem komunikasi dan infrastruktur bekerja lebih efisien, sehingga waktu implementasi proyek dapat dipangkas tanpa mengorbankan kualitas," tutupnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
