Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Mei 2023 | 18.04 WIB

Waspada Bahaya Trojan Baru Bernama Fleckpe

Ilustrasi virus trojan di komputer. (Shutterstock) - Image

Ilustrasi virus trojan di komputer. (Shutterstock)

JawaPos.com - Trojan baru telah ditemukan oleh tim peneliti keamanan Kaspersky yang menyerang pengguna Google Play. Trojan berlangganan ini disebut Fleckpe, dikutip dari ANTARA.

Trojan ini menyebar melalui aplikasi foto editor dan wallpaper, membuat pengguna berlangganan ke layanan berbayar tanpa disadari.

Dikutip dari rilis pers Kaspersky, Senin, Fleckpe telah menginfeksi lebih dari 620.000 perangkat di seluruh dunia sejak terdeteksi pada tahun 2022.


Dari waktu ke waktu, aplikasi berbahaya diunggah ke Google Play Store, yang mungkin tampak jinak pada awalnya. Di antaranya adalah Trojan berlangganan, beberapa bahkan bersifat cukup rumit.

Mereka sering luput dari pemantauan hingga korban mendapatkan tagihan atas layanan yang tidak pernah dibeli. Salah satu contoh terbaru adalah keluarga Trojan Jocker dan Harly.

Baca Juga: Jamaah Haji Cadangan Boleh Lunasi Pembayaran, Ini Ketentuannya

Peneliti perusahaan telah menemukan setidaknya sebelas aplikasi terinfeksi Fleckpe, yang telah terpasang di lebih dari 620.000 perangkat.

Meskipun aplikasi tersebut telah dihapus dari platform resmi, para pelaku kejahatan kemungkinan akan terus menyebarkan malware ini di aplikasi lain.

Baca Juga: ASEAN-BAC Siapkan 8 Legacy untuk Dibawa ke KTT di Labuan Bajo

Trojan Fleckpe menargetkan pengguna utamanya di Thailand, tetapi ada korban yang ditemukan di beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Polandia.

Trojan Fleckpe terlihat seperti aplikasi yang asli, tetapi sebenarnya berisi dropper berbahaya yang dapat mendekripsi dan menjalankan muatan dari aset aplikasi.

Baca Juga: Warga Tangsel Korban Meninggal Bus Wisata di Guci Bertambah Jadi 2 Orang

Muatan ini membuat koneksi dengan server perintah-dan-kontrol penyerang dan mengirimkan informasi mengenai perangkat yang terinfeksi, termasuk detail negara dan operator.

Kemudian, trojan akan menyetel layanan berbayar pada perangkat pengguna tanpa persetujuan mereka, yang mengakibatkan korban kehilangan uang.

Baca Juga: Aksi Penembakan Brutal Terjadi Lagi di AS, 8 Pengunjung Mal Tewas, Termasuk Anak-Anak

Menariknya, fungsionalitas aplikasi tetap tidak terpengaruh, dan pengguna dapat terus mengedit foto atau menyetel wallpaper tanpa menyadari bahwa mereka telah dikenai biaya untuk suatu layanan.

Para ahli Kaspersky merekomendasikan agar pengguna berhati-hati dengan aplikasi, bahkan dari pasar resmi seperti Google Play.

Baca Juga: Solusi agar Siswa Bisa Masuk Sekolah Negeri, Dispendik Surabaya Sediakan Dua Jalur Zonasi untuk PPDB SMP

Selalu periksa izin apa yang diberikan oleh aplikasi yang terpasang dan instal produk antivirus yang mampu mendeteksi trojan jenis ini di ponsel Anda seperti Kaspersky Premium. Jangan menginstal aplikasi dari sumber pihak ketiga atau perangkat lunak bajakan.

Penting untuk diingat bahwa para penyerang memanfaatkan keinginan orang untuk segala sesuatu yang gratis, dan mereka mengeksploitasi kelemahan ini untuk menyebar malware ke perangkat pengguna.

Baca Juga: PT Segar Kumala Indonesia Usul Pembagian Dividen 53 Persen

Jika trojan terkait terdeteksi di ponsel Anda, segera hapus aplikasi yang terinfeksi dari perangkat Anda, atau nonaktifkan jika sudah diinstal sebelumnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore