
PRODUK ANYAR: Booth Hyundai yang memajang produk Hyundai Ioniq5. (PUGUH SUJIATMIKO/JAWA POS)
JawaPos.com - Strategi penuhi pasokan mobil listrik pertamanya yang di buat di Indoneisa, Hyundai meningkatkan kapasitas produksi Ioniq 5 di tahun ini dari ratusan unit per bulan, menjadi 1.000 unit per bulan.
Menurut Presiden Direktur PT HMID, Woojune Cha, beberapa waktu terakhir Ioniq 5 menjadi model kendaraan Hyundai yang mendapat respon yang tinggi. Langkah ini untuk menjawab permintaan pasar pengiriman unit ke diler akan diperbanyak.
"Ini menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan penyediaan produk dan layanan agar kami dapat menjawab kebutuhan konsumen dengan lebih baik," ujar Cha dalam keterangannya beberapa waktu lalu [14/4].
Sementara Chief Operating Officer PT HMID, Makmur menjelaskan, kalau inden Ioniq 5 cukup panjang, situasinya permintaan pasar jauh lebih besar dibandingkan kapasitas produksi. Mau tidak mau untuk memenuhi pasar maka tahun ini dilakukan peningkatan produksi hingga tiga kali lipat.
"Inden masih 4.000 unit. Kalau masalah produksi kita sudah dapat support dari Hyundai Motor Corporation Korea. Jadi mereka sangat mendukung EV ini, dan memang sudah mempersiapkan tambahan untuk produksi di pabrik,” ujar Makmur.
Dengan dilakukannya peningkatan kapasitas produksi, diharapkan inden konsumen bisa dipercepat menjadi 6 bulan. Seperti diketahui bahwa Hyundai Ioniq 5 merupakan mobil listrik pertama pertama yang diproduksi di Indonesia melalui PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) di Cikarang, Jawa Barat.
Walaupun dibuat di Tanah Air namun harganya tergolong tinggi. Dimana Hyundai Ioniq 5 yang ditawarkan dalam 4 varian dibanderol mulai Rp748 juta hingga Rp829 juta. Meskipun harga yang tinggi tak membuat konsumen mengantri untuk mendapatkan Ioniq 5.
Bila melihat data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, periode Januari-Februari 2023, Hyundai hanya mampu mendistribusikan Ioniq 5 sebanyak 447 unit. Meskipun lebih sedikit dari permintaan pasar, angka wholesales itu lebih banyak dari kendaraan listrik lainnya.
Hyundai Ioniq 5 ditawarkan dalam 4 varian dan yang paling banyak didistribusikan ke jaringan diler adalah Signature Extanded atau varian tertinggi. Varian paling mahal ini selama dua bulan menyumbang 326 unit.
Mobil listrik ini dibekali dengan baterai 400-800 volt, pada tipe Prime Standard, dan Signature Standard mampu menempuh jarak 384 kilometer, sementara Longe Range dan Signature Long Range mencapai 481 km. Banyak fitur yang diberikan Hyundai baik keamanan maupun kenyamanan di mobil ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
