JawaPos.com - Setelah merger dengan Hutchison Tri setahun lalu, Indosat kini merampungkan proses integrasi jaringannya. Kurang dari dua pekan Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Indosat membereskan integrasi jaringannya dan menjanjikan kinerja internet yang lebih baik bagi konsumen.
President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menyampaikan, melalui integrasi jaringan tersebut, berbagai peningkatan layanan kini bisa dihadirkan IOH. Termasuk yang akan dirasakan masyarakat adalah kualitas jaringan yang lebih baik dibandingkan saat masih berdiri sendiri-sendiri.
"Seiring selesainya integrasi sites, kedua brand kini dapat memaksimalkan spektrum frekuensi yang ada untuk memberikan pengalaman yang lebih baik kepada seluruh pelanggan," kata Vikram Sinha di Jakarta, Jumat (14/4).
Vikram menambahkan, Indosat telah mencapai 100 persen dalam mengintegrasikan jaringannya dengan teknologi Multi Operator Core Network (MOCN) yang dilakukan di lebih dari 46 ribu sites di seluruh Indonesia. Integrasi sites tersebut selesai sesuai target satu tahun, di akhir Maret lalu, dengan dukungan dari para mitra yaitu Ericsson, Huawei, dan Nokia sebagai penyedia perangkat radio, serta mitra-mitra transmisi, core, infrastructure tower, fiber optic, dan lainnya.
Dengan rampungnya integrasi jaringan, seluruh pelanggan Indosat, baik IM3 maupun Tri diklaim sudah dapat merasakan jangkauan jaringan yang lebih luas dengan tambahan lebih dari 700 Kecamatan. Selain itu, kualitas layanan di dalam ruangan yang lebih baik untuk tambahan 32 persen populasi, serta pengalaman internet juga disebut akan lebih cepat hingga dua kali lipat.
Dari sisi download atau unduhan juga demikian, dijanjikan lebih baik. Kecepatan unduh dan latensi yang lebih baik meningkatkan sekitar 20 persen pengalaman pelanggan untuk layanan utama seperti video streaming dan gaming.
"Pengalaman pelanggan merupakan inti dari segala hal yang kami lakukan di Indosat. Seiring selesainya integrasi sites, kedua brand kini dapat memaksimalkan spektrum frekuensi yang ada untuk memberikan pengalaman yang mengesankan kepada seluruh pelanggan," lanjut Vikram.
Seperti sudah disinggung di atas, Vikram menambahkan, rampungnya integrasi ini sesuai target satu tahun dengan dukungan dari para mitra yaitu Ericsson, Huawei, dan Nokia sebagai penyedia perangkat radio, serta mitra-mitra transmisi, core, infrastructure tower, fiber optic, dan lainnya.
Indosat juga terus mendorong pertumbuhan industri telekomunikasi dan ekonomi digital Indonesia dengan performa yang solid di satu tahun pascamerger sepanjang tahun 2022. Perusahaan mencatat pertumbuhan yang sangat baik dengan total pendapatan naik sebesar 48,9 persen YoY menjadi Rp 46,7 triliun. EBITDA tercatat sebesar Rp 19,4 triliun atau naik sebesar 40,2 persen, dengan margin EBITDA tercatat sebesar 41,6 persen.
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 4,7 triliun. Pada 2022, pelanggan seluler perusahaan meningkat 62,5 persen menjadi 102,2 juta dengan pertumbuhan lalu lintas data sebesar 91,8 persen, berkontribusi pada kenaikan pendapatan data sebesar 61,3 persen dibanding tahun sebelumnya.
Sementara jelang momentum Mudik Lebaran, Indosat memprediksi kenaikan trafik data tertinggi sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa selama periode libur Lebaran tahun ini karena meningkatnya penggunaan aplikasi dan messaging berbasis video seperti YouTube, TikTok, Instagram, Facebook, dan WhatsApp.
Perusahaan juga telah mempersiapkan diri untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, serta menambahkan kapasitas data lebih dari 30 persen untuk lonjakan trafik data harian. Hal ini merupakan bagian dari komitmen dan dukungan Indosat untuk memenuhi kebutuhan telekomunikasi digital pelanggan dalam menyambut hari raya Idul Fitri.