Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 April 2023 | 14.43 WIB

Nyetir Saat Puasa Lebih Cepat Lelah dan Tidak Sabaran, Perhatikan Hal-hal Ini Supaya Tetap Aman Berkendara

Ilustrasi: Nyopir saat berpuasa perlu memperhatikan beberapa hal supaya tetap aman. (Suzuki). - Image

Ilustrasi: Nyopir saat berpuasa perlu memperhatikan beberapa hal supaya tetap aman. (Suzuki).

JawaPos.com - Berkendara saat puasa lebih melelahkan dibandingkan dengan berkendara pada hari-hari biasa. Sebab saat kondisi berpuasa, Anda bisa saja merasa lapar, gula darah rendah, atau dehidrasi. Hal ini akan membuat kita kehilangan fokus, jadi lekas lelah, bahkan mengantuk dan jadi tidak sabaran.

Namun, bukan berarti Anda harus berpuasa berkendara juga selama Ramadan bukan? Justru Anda harus meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan diri agar kondisi berpuasa tidak menjadi penghalang dalam kelancaran Anda berkendara. 
 
 
Saat berpuasa, tubuh kita kekurangan banyak cairan atau bahkan merasa kurang istirahat yang cukup. Tidak jarang efek yang ditimbulkan adalah lemas dan rasa kantuk. 
 
Jika Anda harus berkendara sehari-harinya, maka saatnya Anda menjadi lebih waspada dan berhati-hati. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi Anda yang mesti tetap nyopir saat berpuasa agar nggak gampang lelah dan ngantuk:
 
 
Istirahat yang Cukup
 
Jika Anda sudah sibuk dalam keseharian, tentu kegiatan Anda akan bertambah dengan aktivitas di bulan puasa. Bisa jadi Anda akan kehilangan waktu istirahat seperti biasanya. Namun sebaiknya Anda tetap dapat mengatur waktu istirahat Anda.
 
Jangan sampai tidur terlalu larut, jika masih bisa disempatkan dapat mengambil waktu tidur setelah ibadah subuh. Dengan istirahat yang cukup selama 7 – 8 jam sehari, maka cukup untuk membuat badan Anda terasa lebih bugar. Anda bisa mengatur waktu tidur Anda sedemikian rupa.
 
 
Gizi Harus Cukup
 
Meski sedang berpuasa, sangat perlu bagi Anda untuk senantiasa mendapatkan asupan gizi yang cukup. Agar Anda memiliki tenaga untuk beraktivitas seperti biasanya, Anda memerlukan konsumsi gizi yang seimbang. 
 
Maka, Anda harus tetap memperhatikan pola konsumsi Anda baik saat makan sahur atau berbuka. Jangan lupa untuk mengonsumsi karbohidrat, sayur-mayur, buah-buahan, daging setiap harinya. Lengkapi juga dengan konsumsi suplemen sehingga lebih membuat tubuh Anda jadi prima. Berkendara saat berpuasa tidak akan menjadi hambatan bagi Anda.
 
 
Mengatur Cara Berkendara yang Aman
 
Dilansir dari laman resmi Suzuki, tips berkendara saat puasa berikutnya adalah dengan mangatur cara mengemudi Anda dengan sebaik mungkin. Karena konsentrasi Anda bisa jadi tidak seprima saat sedang tidak berpuasa, maka sebaiknya Anda tidak mengemudi di kecepatan tinggi. Jangan juga melakukan banyak manuver secara tiba-tiba. 
 
Hal ini untuk memaksimalkan dan antisipasi keselamatan Anda di perjalanan. Bayangkan saja, saat kondisi hari-hari biasa saja kecepatan terlalu tinggi dan maneuver mendadak seringkali membahayakan. 
 
Apalagi saat berpuasa, sepertinya akan menimbulkan resiko kecelakaan yang lebih tinggi. Kemudikan mobil di kecepatan yang normal saja.
 
 
Menghindari Pemicu Rasa Kantuk
 
Anda pasti bisa merasakan rasa kantuk yang lebih apabila dibandingkan dengan hari biasa. Sebab, orang yang berpuasa cenderung mengalami rasa kantuk yang lebih banyak. 
 
Dengan begitu, Anda sebaiknya mengatur agar suhu AC mobil tidak terlalu dingin. Hal ini berguna gar Anda tercegah dari rasa rasa terlalu nyaman dan jatuh mengantuk. 
 
Sebaiknya jangan lupa pula untuk tidak menyalakan musik yang membuat kantuk dan membuai. Namun perhatikan juga agar tidak membiarkan seisi kabin mobil terlalu sunyi. Anda bisa saja menjadi mengantuk dan kehilangan fokus.
 
 
Tepikan Mobil Jika Kehilangan Konsentrasi
 
Jika Anda mengalami rasa kantuk atau rasa lelah, jangan ragu untuk menghentikan mobil dan menepi. Jangan sampai melanjutkan mengemudi dalam kondisi diri yang diliputi rasa kantuk dan kekurangan konsentrasi. 
 
Hal tersebut akan sangat berbahaya tak hanya bagi Anda tapi juga bagi pengguna jalan lain. Apalagi jika Anda sedang berkendara saat puasa untuk perjalanan mudik yang panjang. 
 
Jadi, lebih baik ambil istirahat secukupnya, tidak masalah jika waktu perjalanan Anda jadi lebih panjang karena banyak berhenti, yang terpenting Anda tiba dalam kondisi utuh dan selamat.
 
 
Mengontrol Diri
 
Tidak bisa dipungkiri bahwa pada hari atau momen tertentu Anda harus menjumpai kemacetan ataupun kesemrawutan di jalanan. Hal itu biasanya ada di luar rencana atau kendali Anda. Maka yang bisa Anda lakukan adalah mengontrol diri. 
 
Tips yang perlu Anda terapkan dalam berkendara saat puasa, jangan sampai terpancing emosi, apalagi jika mendapati pengemudi lain yang ngawur. Sebab amarah hanya akan membuat Anda kehilangan konsentrasi! Jadi sebaiknya Anda kembali mengingat juga bahwa salah satu esensi dari berpuasa itu adalah sebuah ibadah untuk dapat mengendalikan diri. 
 
 
Manfaatkan Teknologi Masa Kini
 
Tips untuk aman berkendara saat puasa berikutnya adalah memanfaatkan teknologi terkini demi memperlancar perjalanan Anda. Agar Anda mendapatkan rute terbaik yang lebih singkat dan minin kemacetan, Anda bisa mengemudi sambil mengaktifkan Waze atau Google Maps. Hal ini akan membuat perjalanan Anda jadi lebih efisien, selain hemat tenaga juga bisa hemat bahan bakar. 
 
 
Sabar dan Patuh Pada Lalu Lintas
 
Anda juga harus memiliki kesadaran bahwa Anda tidak sedang berpuasa sendirian. Pengemudi lainnya di jalanan juga sedang melakukan kegiatan yang serupa. Sehingga, Anda menjadi lebih sabar berkendara saat puasa menghadapi kemacetan atau kendala lainnya di jalanan. 
 
Selain itu, Anda juga harus tetap mematuhi peraturan lalu lintas. Karena jika Anda tidak taat pada lalu lintas, potensi kerugian tidak hanya akan terjadi pada Anda namun juga pengguna jalan lain.
 
 
Melakukan Persiapan Sebelum Berkendara
 
Anda perlu mengingat bahwa Anda sedang dalam kondisi berpuasa, khususnya jika Anda tengah mengemudi pada waktu menjelang magrib, maka siapkan air minum atau makanan ringan untuk berbuka. Anda bisa menepikan mobil jika menjelang berbuka untuk membatalkan puasa Anda.
 
Selain itu, jika Anda memang hendak menjalani perjalanan panjang dengan jarak yang jauh, lakukan pengecekan pada kendaraan Anda. Hal ini berguna untuk Anda, sehingga bisa mencegah dan meminimalisir munculnya hambatan di tengah perjalanan. 
 
Tak hanya untuk perjalanan jauh saja, meski hanya untuk jarak dekat pun Anda juga tetap harus mengecek kondisi kendaraan Anda. Semuanya demi kenyamanan dan keamanan berkendara saat puasa di perjalanan.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore