
Rekaman layar video saat guru pengawas ujian cekcok dengan siswa karena kesal.
JawaPos.com – Viral video seorang guru dan siswa SMKN 1 Semarapura, Klungkung, Bali, terlibat cekcok di dalam ruangan kelas. Video tersebut sudah tersebar di kalangan siswa maupun guru di Kabupaten Klungkung. Diketahui kejadian tersebut terjadi pada bulan lalu tepatnya Rabu (29/3) usai siswa mengikuti ujian.
Dalam video berdurasi 0,28 detik tersebut tampak seorang guru marah-marah di dalam ruangan kelas, sembari menunjuk kepada salah satu siswa. Siswa yang bersangkutan juga menyahut sang guru hingga terjadi perdebatan.
Kemudian siswa itu menuju ke pintu ruangan namun perdebatan masih terjadi. Kemudian, tiba-tiba sang guru melayangkan tendangan. Siswa kelas XII itu pun juga tidak mau kalah, dia langsung mendekati gurunya. Belakangan diketahui jika peristiwa itu terjadi di SMKN 1 Semarapura.
Terkait hal tersebut, Kepala SMKN 1 Semarapura I Wayan Siarsana mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah guru bersangkutan bercerita kepada dirinya. Guru itu bercerita sempat ada masalah dengan siswanya. Masalah ini diawali ketika siswa tersebut mengikuti ujian di laboratorium karena HP miliknya rusak, sementara temannya mengikuti ujian di dalam kelas.
Usai ujian, siswa itu meminta masuk ke ruangan kelas untuk mencari temannya sembari mengambil jaket. Namun, guru masih mengawasi siswa ujian di dalam kelas. Sehingga siswa dihalangi oleh guru untuk masuk.
“Siswa yang bersangkutan biasa kalau sudah selesai (ujian) nguyonin timpale (bercanda dengan temannya), terus gurunya itu tersinggung,” ujar Siarsana seperti dilansir Bali Express (Jawa Pos Group).
Setelah mendengar cerita dari guru tersebut, Siarsana langsung menemui siswa yang dimaksud untuk mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya. Kepada Siarsana, siswa itu mengaku tersinggung karena saat mau mengambil jaket ke dalam kelas, dirinya justru dilarang.
“Siswa ini sebelumnya memang agak nakal. Tidak terima dengan perkataan guru. Biasa guru kalau sudah ada siswa melawan, mungkin perkataannya kasar keluar,” lanjutnya.
Selanjutnya dari kedua belah pihak baik guru dan siswa yang bersangkutan sudah dimediasi dan keduanya sudah menyatakan damai. “Ini cuma kesalahpahaman saja. Dari kedua belah pihak sudah menyatakan damai,” pungkas Siarsana.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
