Pelaku mengirimkan file APK palsu yang sebenarnya berisi aplikasi (APK) berbahaya. Jika diunduh kemudian diinstal bisa mengambil data pribadi dan menguras rekening korban.
Menurut Bank Indonesia (BI) lewat situs resminya, modus penipuan tersebut, dengan yang paling banyak adalah undangan pernikahan dan modus penipuan kurir paket, merupakan dua dari berbagai modus penipuan yang tengah marak terjadi. Modus baru ini akan mencuri informasi dan data pribadi, sehingga penting bagi masyarakat untuk selalu waspada.
Seperti sudah disinggung di atas, penipuan online tersebut dilakukan oleh pelaku dengan cara mengirim file APK ke calon korban melalui aplikasi pesan singkat. Setelah file APK tersebut diunduh dan diberi izin akses, pelaku bisa mencuri data rahasia dari handphone calon korban, seperti foto, video, SMS, akses akun m-banking dan lain-lain.
Selain menyamar sebagai undangan pernikahan dan juga pengiriman paket, pelaku kejahatan modus penipuan dengan file APK ini tak menutup kemungkinan juga akan memanfaatkan sesuatu yang sedang jadi tren atau perhatian di masyarakat. Misalnya adalah kesempatan undian berhadiah dari penyelenggara tertentu.
Salah satunya yang mungkin diincar adalah pemegang reward Telkomsel Poin. VP Customer Care Management Telkomsel Robby A Cahyady menjelaskan, dengan kondisi sekarang ini, tak menutup kemungkinan bahwa pelaku kejahatan siber, menggunakan modus tersebut untuk merugikan konsumen Telkomsel.
"Apalagi Telkomsel Poin ini kan hadiahnya juga besar, jadi bisa saja dimanfaatkan oleh oknum-oknum untuk merugikan konsumen. Jadi mengirimkan seolah-olah dari pihak Telkomsel Poin, lewat WhatsApp, pas diklik ternyata mengarahkan ke situs tertentu," kata Robby ditemui JawaPos.com di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Jumat (31/5) malam.
Untuk menghindari konsumen, para pemegang Telkomsel Poin dari kemungkinan modus penipuan file APK yang mengatasnamakan Telkomsel Poin, Robby memberikan beberapa tips yang bisa dicatat konsumen.
Pertama, pastikan konsumen tidak sembarang mengklik kiriman yang mengatasnamakan Telkomsel Poin, apalagi jika dikirim via WhatsApp dan isinya adalah semacam file APK. Menurut Robby, pihaknya terkait dengan Telkomsel Poin tidak akan menginformasikan hal apapun terkait undian dan program Telkomsel Poin dalam bentuk file APK.
Kedua, pastikan informasi yang diterima hanya menggunakan kanal-kanal resmi. Dijelaskan Robby, terkait dengan Telkomsel Poin, pihaknya hanya mengirimkan informasi kepada konsumen hanya melalui SMS resmi, dengan nama resmi dari Telkomsel, bukan nomor asing yang mengatasnamakan Telkomsel.
"Kita selalu edukasikan juga kepada konsumen bahwa terkait Telkomsel Poin, informasi hanya diberikan melalui kanal-kanal resmi. Baik SMS atau campaign di media sosial," lanjut Robby.
Ketiga, selain diimbau untuk tidak membuka file APK, pelanggan juga diminta untuk tidak mengisi apapun jenis permintaan form yang mencurigakan. Pokoknya jangan, ini bisa jadi celah Anda akan masuk lebih dalam ke jerat penipuan.
Terakhir, jangan berbagi sembarangan data pribadi Anda. Jika terpaksa mengklik dan membuka file APK tadi, yang mengatasnamakan Telkomsel Poin, jangan pernah berbagi data mengenai informasi pribadi Anda, nama lengkap, alamat atau akun bank.
Sebab hal tersebut adalah phishing. Jika dilakukan, pelaku kejahatan akan memiliki celah yang lebih leluasa untuk masuk dan mengontrol akun bank Anda. Inilah yang paling berbahaya dari modus file APK.
"Telkomsel Poin dalam pelaksanaannya tidak pernah meminta data apapun dari pelanggan. Kalau sampai ada yang meminta informasi data diri, dapat dipastikan hal tersebut penipuan. Kalau hadiahnya mobil, mobilnya ada kok di kantor, jadi jangan terkecoh," tandas Robby.
Dalam kesempatan tersebut, melengkapi kemeriahan perayaan HUT Telkomsel ke 29 Tahun sekaligus mengapresiasi kesetiaan pelanggan dalam menikmati produk dan layanan unggulan, Telkomsel dengan semangat ‘Maju Serentak Berikan Dampak’ juga hadirkan ragam program loyalitas bernilai tambah yang dapat diperoleh dengan menukarkan Telkomsel Poin.
Mulai dari Telkomsel Poin Giveaway, Cuan Hepi, Pointastic Deal, Nobar Hepi, Mendadak Hepi, Undi-Undi Hepi dan Jalan-Jalan Hepi diberikan kepada pelanggan setia. Untuk semakin mempererat hubungan dengan para pelanggan setianya, Telkomsel juga menggelar acara Nonton Bareng Hepi ‘Kingdom of the Planet of the Apes’ serentak di 13 kota.
Inisiatif tersebut diklaim merupakan wujud semangat Telkomsel yang terinspirasi dari semangat Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik dengan menghadirkan berbagai program bernilai tambah dan keuntungan bagi seluruh pelanggan setianya.