Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 April 2023 | 17.33 WIB

Pengguna Twitter Kini Bisa Lihat Jumlah Pengguna yang Nge-Tag Mereka

Ilustrasi: Platform media sosial Twitter meski dianggap konservatif masih memiliki basis pengguna yang luas. (Slate). - Image

Ilustrasi: Platform media sosial Twitter meski dianggap konservatif masih memiliki basis pengguna yang luas. (Slate).

 
JawaPos.com - Twitter memungkinkan pengguna untuk memposting pesan singkat yang disebut 'tweet' dengan panjang hingga 280 karakter. Tweet ini dapat menyertakan teks, foto, video, dan tautan ke situs web lain. Twitter juga dikenal dengan sifatnya yang real-time, menjadikannya platform populer untuk menyampaikan berita, diskusi publik, dan komentar sosial. 
 
Karena kemampuannya ini, Twitter telah menjadi alat penting bagi individu dan organisasi untuk berbagi informasi, terhubung dengan orang lain, dan terlibat dalam percakapan seputar berbagai topik. Pengguna juga dapat mem-bookmark tweet dari pengguna lain (atau diri mereka sendiri) untuk mengunjunginya kembali nanti sesuai keinginan mereka. 
 
 
Sekarang, untuk pengguna iOS dapat melacak berapa banyak orang yang menandai atau nge-tag tweet mereka sesuai pembaruan terbaru Twitter. Penambahan terbaru ini melengkapi metrik yang ada untuk Like, Retweet dan Quotes, memberi pengguna gambaran menyeluruh tentang popularitas tweet mereka. 
 
Namun, seperti yang disebutkan sebelumnya, perlu dicatat bahwa penghitung bookmark saat ini hanya tersedia di iOS, dan tidak ada kabar kapan akan diluncurkan di Android atau web. Twitter telah meyakinkan penggunanya bahwa bookmark tetap bersifat pribadi, dan identitas mereka yang menyimpan tweet tidak akan diungkapkan.
 
Fitur ini terbukti bermanfaat bagi pembuat konten dan perusahaan yang dapat menggunakan metrik untuk mengevaluasi kegunaan postingan mereka dan menyempurnakan konten mereka untuk melayani audiens yang lebih luas. 
 
Terlepas dari manfaat penghitung bookmark, ini mungkin tidak menghasilkan banyak buzz seperti sebelumnya, mengingat fokus Twitter baru-baru ini pada masalah seperti pemadaman dan pengenalan paywall untuk autentikasi dua faktor berbasis teks.
 
Sebagai informasi juga, sejak Twitter dimiliki oleh Elon Musk sekira Oktober 2022 lalu, platform jejaring sosial ini memang kerap jadi sorotan. Selain PHK massal yang paling jadi sorotan, Twitter juga banyak melakukan utak-atik fiturnya.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore