
Ilustrasi: Windows 11 ketambahan fitur yang mendukung Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). (Windows Blog).
JawaPos.com - Windows 11 saat ini tidak memiliki popularitas yang sama dengan pendahulunya bahkan setelah lebih dari setahun setelah dirilis. Namun, Microsoft sejak awal memiliki cita-cita tinggi untuk OS terbarunya.
Bahkan lebih jauh Microsoft menyebutnya 'bab pertama dari era Windows baru' secara eksplisit. Sekarang, Microsoft baru saja membuat Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dapat mereplikasi suara Anda.
Diketahui, Kecerdasan Buatan telah berdampak signifikan pada sejumlah industri dalam beberapa tahun terakhir (teknologi, artistik, dll). Selain itu, meskipun topik tersebut baru-baru ini menjadi sorotan, banyak bisnis yang mengkhawatirkannya untuk sementara waktu.
Selama pengarahan pembukaan AMD di CES 2023, Panos Panay, yang kebetulan adalah wakil Presiden Eksekutif dan Chief Product Officer di Microsoft membuat beberapa komentar yang cukup menarik tentang topik ini. Yang ini secara khusus merujuk pada berbagai perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan selama beberapa bulan terakhir.
“AI adalah teknologi yang menentukan di zaman kita, tidak seperti apa pun yang pernah saya lihat sebelumnya. Ini mengubah industri, meningkatkan kehidupan kita sehari-hari dalam banyak hal. Komputasi semakin cerdas dan personal, dan itu semua dilakukan dengan memanfaatkan kekuatan AI," katanya saat itu.
Microsoft juga bukan rahasia lagi saat ini terlibat dalam pembuatan sistem operasi yang akan datang. Yang dikerjakan pastinya adalah OS generasi selanjutnya yakni Windows 12.
Windows 12 harus mendapatkan hasil maksimal. Panos Panay juga secara langsung membahas strategi Microsoft dengan menguraikan bagaimana AI akan dimasukkan ke dalam sistem operasinya yang akan datang.
"AI akan menemukan kembali cara Anda melakukan segalanya di Windows, secara harfiah. Seperti model generatif besar itu, pikirkan tentang model bahasa, model pembuatan kode, model gambar; pola-pola ini sangat kuat, sangat menyenangkan, sangat berguna, sangat pribadi," lanjut Panay.
Tapi, imbuh Panay, mereka juga sangat intensif secara komputasi. "Jadi kami belum pernah bisa melakukan itu sebelumnya. Kami belum pernah melihat beban kerja yang intens pada skala ini sebelumnya, dan itu ada di sini. Ini akan membutuhkan sistem operasi yang mengaburkan batas cloud, dan itulah yang kami lakukan sekarang," terang Panay dilansir dari Neowin.
Klaim ini sangat menarik. Ingatlah bahwa Windows 12 dapat dirilis oleh Microsoft pada akhir 2023. Dapat diasumsikan bahwa perusahaan akan segera menawarkan kepada kita sekilas tentang tujuannya untuk mengintegrasikan AI ke dalam lingkungan Windows.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
