Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Januari 2023 | 22.38 WIB

Dongkrak Kinerja, Microsoft Bekali Windows 11 dan 12 dengan Fitur AI

Ilustrasi: Windows 11 ketambahan fitur yang mendukung Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). (Windows Blog). - Image

Ilustrasi: Windows 11 ketambahan fitur yang mendukung Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). (Windows Blog).

JawaPos.com - Windows 11 saat ini tidak memiliki popularitas yang sama dengan pendahulunya bahkan setelah lebih dari setahun setelah dirilis. Namun, Microsoft sejak awal memiliki cita-cita tinggi untuk OS terbarunya.

Bahkan lebih jauh Microsoft menyebutnya 'bab pertama dari era Windows baru' secara eksplisit. Sekarang, Microsoft baru saja membuat Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dapat mereplikasi suara Anda.

Diketahui, Kecerdasan Buatan telah berdampak signifikan pada sejumlah industri dalam beberapa tahun terakhir (teknologi, artistik, dll). Selain itu, meskipun topik tersebut baru-baru ini menjadi sorotan, banyak bisnis yang mengkhawatirkannya untuk sementara waktu.

Selama pengarahan pembukaan AMD di CES 2023, Panos Panay, yang kebetulan adalah wakil Presiden Eksekutif dan Chief Product Officer di Microsoft membuat beberapa komentar yang cukup menarik tentang topik ini. Yang ini secara khusus merujuk pada berbagai perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan selama beberapa bulan terakhir.

“AI adalah teknologi yang menentukan di zaman kita, tidak seperti apa pun yang pernah saya lihat sebelumnya. Ini mengubah industri, meningkatkan kehidupan kita sehari-hari dalam banyak hal. Komputasi semakin cerdas dan personal, dan itu semua dilakukan dengan memanfaatkan kekuatan AI," katanya saat itu.

Microsoft juga bukan rahasia lagi saat ini terlibat dalam pembuatan sistem operasi yang akan datang. Yang dikerjakan pastinya adalah OS generasi selanjutnya yakni Windows 12.

Windows 12 harus mendapatkan hasil maksimal. Panos Panay juga secara langsung membahas strategi Microsoft dengan menguraikan bagaimana AI akan dimasukkan ke dalam sistem operasinya yang akan datang.

"AI akan menemukan kembali cara Anda melakukan segalanya di Windows, secara harfiah. Seperti model generatif besar itu, pikirkan tentang model bahasa, model pembuatan kode, model gambar; pola-pola ini sangat kuat, sangat menyenangkan, sangat berguna, sangat pribadi," lanjut Panay.

Tapi, imbuh Panay, mereka juga sangat intensif secara komputasi. "Jadi kami belum pernah bisa melakukan itu sebelumnya. Kami belum pernah melihat beban kerja yang intens pada skala ini sebelumnya, dan itu ada di sini. Ini akan membutuhkan sistem operasi yang mengaburkan batas cloud, dan itulah yang kami lakukan sekarang," terang Panay dilansir dari Neowin.

Klaim ini sangat menarik. Ingatlah bahwa Windows 12 dapat dirilis oleh Microsoft pada akhir 2023. Dapat diasumsikan bahwa perusahaan akan segera menawarkan kepada kita sekilas tentang tujuannya untuk mengintegrasikan AI ke dalam lingkungan Windows.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore