JawaPos.com - Truk listrik kategori heavy-duty diyakini akan menjadi standar baru dalam hal teknologi, keberlanjutan, desain, dan profitabilitas. Truk listrik atau E-truck disebut akan menggantikan sebagian besar truk diesel di segmen ini dalam jangka panjang.
Penghematan CO2 lebih dari 80 persen dibandingkan dengan truk diesel. Jangkauan 500 kilometer tanpa pengisian daya tambahan. Mampu menjangkau lebih dari 1.000 kilometer per hari dengan pengisian daya di tiap jeda istirahat pengemudi.
Karin Radstrom, CEO Mercedes-Benz Trucks menyebut, eActros 600 mewakili transformasi transportasi angkutan barang di jalan raya menuju netralitas CO2. Truk ini dilengkapi dengan teknologi penggerak yang sangat inovatif, yang menawarkan efisiensi energi yang sangat tinggi kepada pelanggan kami, dan dengan demikian juga menawarkan profitabilitas.
"Hal ini membuat e-mobilitas semakin menarik bagi operator armada," kata Karin melalui keterangannya.
Pabrikan tersebut mempresentasikan Mercedes-Benz eActros 600 kepada khalayak internasional di sebuah acara di selatan Hamburg pada 10 Oktober 2023. Dengan truk listrik pada sektor heavy-duty ini, Daimler Truck bermaksud untuk menetapkan standar baru dalam transportasi angkutan jalan raya, terutama dalam hal teknologi, keberlanjutan, desain, dan profitabilitas bagi operator armada kendaraan listrik.
Model ini diklaim memiliki kapasitas baterai yang tinggi, lebih dari 600 kilowatt hour, sehingga model ini dinamai 600. Poros penggerak listrik baru yang sangat efisien dikembangkan secara internal memungkinkan e-truck mencapai jarak tempuh 500 kilometer tanpa pengisian ulang.
Hal ini berarti bahwa eActros 600 akan mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer per hari. Hal ini dimungkinkan dengan pengisian ulang selama waktu istirahat pengemudi, bahkan tanpa pengisian daya megawatt.
Sekitar 60 persen perjalanan jarak jauh pelanggan Mercedes-Benz Trucks di Eropa masih di bawah 500 kilometer, sehingga infrastruktur pengisian daya di depo dan di titik bongkar muat sudah mencukupi untuk kasus-kasus seperti itu.
Untuk penggunaan di area lain, perluasan infrastruktur pengisian daya publik yang berkelanjutan sangat penting untuk membuat truk listrik dapat digunakan untuk transportasi jarak jauh di seluruh Eropa. Selain pengisian daya CCS hingga 400 kW, eActros 600 nantinya akan dapat menggunakan pengisian daya Megawatt (MCS).
Segera setelah teknologi MCS tersedia dan distandarisasi di semua produsen, maka MCS akan mungkin untuk dipasang pada model eActros 600 ini. Baterai dapat diisi dari 20 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit di stasiun pengisian daya yang sesuai dengan output sekitar satu megawatt.
Kendaraan ini secara teknis dirancang untuk berat kombinasi kotor hingga 44 ton. Dengan semi-trailer standar, eActros 600 mampu memiliki muatan sekitar 22 ton di Uni-Eropa.
Secara visual, e-truck memiliki ciri khas desain yang baru dan murni dengan garis-garis yang bersih dan bentuk yang aerodinamis. Dalam hal profitabilitas bagi operator armada, truk listrik dimaksudkan untuk menetapkan standar baru.
Untuk jangka panjang, truk listrik ini diharapkan dapat menggantikan sebagian besar truk diesel di segmen transportasi jarak jauh yang krusial. Inti dari konsep Mercedes-Benz Trucks untuk transportasi jarak jauh bertenaga baterai-listrik adalah untuk menawarkan kepada pelanggan kemajuan menyeluruh dari sisi teknologi kendaraan, konsultasi, infrastruktur pengisian daya, dan layanan.
Penjualan truk listrik akan dimulai tahun ini, namun produksi dijadwalkan akan dimulai pada akhir 2024. Selain model semitrailer, Mercedes-Benz Trucks juga akan memproduksi versi rigid dari eActros 600, sehingga pelanggan memiliki pilihan aplikasi lebih lanjut untuk transportasi serba elektrik.
Armada sekitar lima puluh prototipe saat ini sedang dibangun, beberapa di antaranya akan dioperasikan secara praktis oleh pelanggan pertama.
"Tidak seperti truk lainnya, eActros 600 mewakili transformasi transportasi angkutan barang di jalan raya menuju netralitas CO2. Truk ini dilengkapi dengan teknologi penggerak yang sangat inovatif, yang menawarkan efisiensi energi yang sangat tinggi kepada pelanggan kami, dan dengan demikian juga menawarkan profitabilitas," tandas Karin Radstrom.