Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Juli 2023 | 17.05 WIB

Alasan Mengapa Laptop Harus Dikeluarkan Saat Melewati Keamanan Bandara

Laptop harus dikeluarkan dari tas saat melewati mesin x-ray di bandara (Foto : The Sun). - Image

Laptop harus dikeluarkan dari tas saat melewati mesin x-ray di bandara (Foto : The Sun).

JawaPos.com - Penumpang setia transportasi udara pasti sudah tidak asing dengan ketentuan untuk mengeluarkan laptop dan benda elektronik lainnya saat hendak melewati mesin x-ray petugas keamanan bandara. Hal itu tidak dilakukan tanpa sebab.
 
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso menjelaskan bahwa pengamanan yang ketat terhadap barang-barang elektronik di dalam kabin dilakukan untuk mengantisipasi aksi terorisme. Maka dari itu di Indonesia, salah satu upaya memperketat adalah dengan melakukan pemeriksaan sebelum boarding.
 
’’Barang-barang elektronik boleh dibawa ke kabin, tapi harus dikeluarkan dari tas dan diperiksa melalui mesin x-ray,’’ ujar Agus dikutip dari JawaPos.com.
 
 
Selain itu, alasan lainnya adalah berkaitan dengan baterai laptop dan tampilannya di dalam mesin x-ray. "Alasan penumpang perlu melepaskan terutama laptop dan kadang-kadang tablet, adalah karena baterai dan beberapa barang elektronik adalah bahan logam yang sangat padat sehingga mengaburkan apa yang ada di bawahnya," ujar seorang operator mesin x-ray bandara bernama Michael Sorensen yang dikutip dari surat kabar tabloid Britania Raya, The Sun, Kamis (20/7). 
 
"Jadi itu sebabnya petugas keamanan bandara meminta barang elektronik dengan baterai besar diletakkan di samping tas penumpang atau di letakkan dalam baki tersendiri. Jika petugas tidak memberi tahu penumpang untuk melepaskan laptop mereka, maka memungkinkan barang terlarang tidak akan terlihat," tambahnya.
 

Menurutnya, baterai laptop tidak hanya menjadi hal yang merepotkan saat melewati keamanan bandara. Namun baterai juga bisa sangat berbahaya di pesawat. Administrasi Penerbangan Federal di Amerika memberi peringatan bahwa baterai laptop bisa menjadi terlalu panas saat ditahan di pesawat.

Mereka mengatakan bahwa jika sebuah laptop menyala di dalam tas yang juga berisi barang-barang yang mudah terbakar seperti deodoran aerosol, api dapat dengan cepat tumbuh cukup besar untuk membuat seluruh pesawat terbakar.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore