
Meta merilis aplikasi anyar berama Threads, yang merupakan bagian dari Instagram untuk menaklukkan Twitter. (instagram)
JawaPos.com – Meta mengeluarkan fitur terbaru bernama Threads. Simak apa saja keunggulan dan manfaat yang dapat digunakan aplikasi tersebut.
Aplikasi ini sebenarnya bagian dari Instagram, namun dipisah untuk mengirim berbagi pesan, foto, maupun video dengan teman yang ada di Instagram dalam daftar close friend atau teman dekat.
Cara kerja aplikasi ini mirip-mirip dengan Twitter. Threads juga memiliki fitur kamera, namun bedanya di sini tidak disediakan filter. Kemudian ada bagian kotak masuk atau direct message. Karena aplikasi ini hanya diperuntukkan untuk teman dekat saja, bisa dipastikan isi DM-nya lebih sedikit daripada Instagram.
Fitur utama yang mirip dengan Twitter adalah di bagian status. Namun bedanya, kita bisa menuliskan pesan singkat dengan mengatur durasi yang kita inginkan antara 1 sampai 4 jam. Nanti pesan itu akan hilang sendiri di beranda status kita.
Selain itu, ada fitur yang bisa mendeteksi kita kapan kita keluar rumah, kapan kita sampai rumah, kapan kita berpindah tempat ke tempat lainnya, dan sebagainya. Kemudian status kita akan berubah otomatis sesuai kita berada.
Dengan adanya aplikasi ini lebih memudahkan pengguna membagikan pesan singkat tanpa mengupload foto atau video. Bagaimana pembaca apakah ingin menggunakan Threads? Aplikasi ini sudah dapat diunduh melalui PlayStore maupun AppStore secara gratis.
Kepala Meta Mark Zuckerberg mengatakan bahwa aplikasi Threads yang baru diluncurkan perusahaan bertujuan untuk mengungguli Twitter.
Para ahli mengatakan Utas dapat menarik pengguna Twitter yang tidak senang dengan perubahan terbaru pada platform.
Utas - yang saat ini belum diluncurkan di Uni Eropa - memungkinkan pengguna untuk memposting hingga 500 karakter, dan memiliki banyak fitur yang mirip dengan Twitter.
“Aplikasi ini melewati lima juta pendaftaran dalam empat jam pertama,” kata Zuckerberg. Sebelumnya, dia mengatakan bahwa menjaga platform "bersahabat... pada akhirnya akan menjadi kunci keberhasilannya".
Sementara chief Twitter Elon Musk menjawab: "Lebih baik diserang oleh orang asing di Twitter, daripada menikmati kebahagiaan palsu Instagram dalam menyembunyikan rasa sakit."
Ketika ditanya di Threads apakah aplikasi ini akan "lebih besar dari Twitter", Zuckerberg berkata: "Ini akan memakan waktu, tapi saya pikir harus ada aplikasi percakapan publik dengan lebih dari 1 miliar orang di dalamnya.
"Twitter memiliki kesempatan untuk melakukan ini, tetapi belum berhasil. Mudah-mudahan kami akan melakukannya."
Pesaing mengkritik jumlah data yang mungkin digunakan aplikasi. Ini mungkin termasuk data kesehatan, keuangan, dan penjelajahan yang ditautkan ke identitas pengguna, menurut Apple App Store.
Utas sekarang tersedia untuk diunduh di lebih dari 100 negara termasuk Inggris Raya, tetapi belum di Uni Eropa karena masalah peraturan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
