Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Juli 2023 | 04.13 WIB

Honda Makin PeDe Meskipun Ada 4 Merek Mobil Baru Asal Tiongkok Masuk Saat Ajang GIIAS 2023

Mobil listrik Honda e yang sempat dipamerkan di Indonesia untuk melihat minat konsumen. - Image

Mobil listrik Honda e yang sempat dipamerkan di Indonesia untuk melihat minat konsumen.

JawaPos.com - Saat ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show [GIIAS] 2023 yang rencana di gelar 10-20 Agustus di ICE BSD, Tangerang, akan ada beberpa brand baru dari Tiongkok. Mereka akan memamerkan produknya di segmen roda emapat diantaranya merek Neta, GWM (Great Wall Motor) Tank, Ora, dan Haval.

Neta adalah nama mobil listrik asal Tiongkok yang diproduksi Hozon Auto, sedangkan GMW Tank, adalah nama mobil SUV (Sport Utility Vehicle) dimana dinegara asalnya telah menghadirkan beberapa varian, salah satunya Tank 500 yang baru dirilis di Shanghai Auto Show 2023.

Dikabarkan Tank masuk sebagai salah satu merek mewah di paying GMW, bila dimerek lain sama halnya dengan Toyota dengan Lexus, Hyundai dan Genesis. Lalu ada merek Ora yang juga diperakasai oleh GWM. Merek keempat adalah Haval, yang juga masih satu payung dengan GWM.

Dengan nnati masuknya keempat merek pendatang baru tersebut akan menambah daftar mobil merek Tiongkok di Tanah Air. Dimana sebelumnya sudah hadir lebih dulu diantaranya Wuling Motors, DFSK, Chery, dan Morris Garage.

Selain persaingan antar merek Tiongkok juga akan menutup dominasi merek Jepang yang lebih dulu hadir dan sudah mempunyai nama di Indonesia sekaligus menjadi penguasa pasar otomotif di Tanah Air.

PT Honda Prospect Motor (HPM) yang merupakan Agen Pemegang Merek Honda di Indonesian menanggapi positif hal tersebut.

Menurut Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, Yusak Billy pihaknya tetap percaya diri, yakin produknya tidak tergilas gempuran produk-produk asal Tiongkok yang dikenal banyak fitur dan harga harga terjangkau.

“Memang kalau bicara teknologi Tiongkok lebih maju sedikit dibandingkan kita. Kekurangan itu terus kita monitor supaya tidak tertinggal jauh,” ujar Billy beberapa waktu lalu di Jakarta [28/6].

Selain amunisi produk baru dengan teknologi yang disodorkan untuk konsumen di Indonesia, Honda merupakan pemain lama di Indonesia. Dimana brand image, jaringan penjualan, bengkel, kemudahan parts, serta harga jual masih bisa dihandalkan.

“Kita lihat saja nanti, siapa yang bisa lebih eksis. Konsumen sekarang itu sudah pintar, melihat aftersalesnya seperti apa, resale valuenya gimana kalau mau dijual lagi,” ujarnya.

Meskipun beberapa merek mobil Tiongkok di Indonesia telah memasarkan mobil listrik dan Honda tahun ini baru akan memasarkan dua mobil hybrid, kepercayaan konsumen terkait aftersales bagi Honda masih menjadi tolak ukur konsumen untuk mengambil keputusan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore