Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Agustus 2019 | 02.32 WIB

Menag Lukman Hakim: Semoga Haji Musim Ini Penuh Rasa Aman

Menag Lukman Hakim Saifuddin. (Bahauddin/PPIH Arab Saudi for Jawa Pos) - Image

Menag Lukman Hakim Saifuddin. (Bahauddin/PPIH Arab Saudi for Jawa Pos)

MENTERI Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin memimpin rombongan amirulhaj pada musim haji tahun ini. Sesampai di Makkah, dia langsung menjalankan ibadah umrah wajib pada Kamis dini hari (1/8). Berikut wawancara Lukman dengan wartawan Jawa Pos M. Hilmi Setiawan.

---

Bagaimana komentar Anda terkait kondisi terkini di Makkah?

Sekarang ini, hampir seluruh jamaah haji sudah berada di Makkah. Bukan hanya dari Indonesia, jamaah dari seluruh dunia juga sudah di Makkah. Tinggal beberapa jamaah yang berada di Madinah. Tetapi, sebagian besar sudah di Makkah. Jadi, memang kepadatan di Makkah luar biasa.

Setiba di Makkah, rombongan amirulhaj menjalankan ibadah umrah. Bagaimana pelaksanaannya?

Umrah berlangsung lancar. Tadi kami mulai pukul 02.15 (waktu Arab Saudi). Jadi tawaf meskipun padat, alhamdulillah lancar. Menurut saya, tawaf cukup cepat, tidak sampai satu jam. Dilanjutkan dengan sai. Alhamdulillah, meskipun penuh, tidak berdesak-desakan. Jadi bisa melaksanakan tawaf dan sai dengan baik.

Puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah, semakin dekat. Apa imbauan untuk jamaah Indonesia?

Imbauan saya, jamaah tidak memforsir ibadah umrah dan ibadah sunah lainnya. Sebab, kita harus benar-benar bersiap untuk wukuf. Puncak haji adalah wukuf di Arafah. Jadi, harus bisa mengukur kemampuan diri sendiri. Menjaga kesehatan dengan baik, makan dan istirahat yang cukup. Jadi, stamina bisa terjaga dengan baik.

Apa doa atau harapan Anda dalam pelaksanaan haji tahun ini?

Tentu saya berdoa agar haji tahun ini penuh dengan rasa aman. Pelaksanaan haji berlangsung dengan tertib dan lancar. Secara khusus, semoga jamaah haji Indonesia bisa menunaikan seluruh rukun dan wajib haji, bahkan sunah-sunah haji, dengan baik.

Bagaimana pantauan Anda sampai saat ini terkait pelayanan haji di Arab Saudi?

Setiba di Jeddah (30/7), saya memantau proses penerimaan jamaah. Menurut saya, sangat lancar ketika jamaah keluar dari pesawat sampai di bus menuju hotel di Makkah. Hanya sekitar satu jam. Itu sangat cepat. Hasil proses keimigrasian, rekam biometrik, dan sidik jari sudah dilakukan di tanah air. Semoga bisa dipertahankan sampai batas akhir jamaah tiba.

Kuota haji 2019 ditambah 10 ribu. Apakah kuota tambahan ini permanen?

Harapan saya, kuota tambahan ini bisa diberlakukan untuk tahun mendatang.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore