
MUHAMMAD ZULFA ALFARUQY
Selain itu, kita perlu mengingat kembali adanya identitas sosial lebih luas yang menyatukan kita (superordinate identity). Kita mempunyai identitas yang sama, yaitu bagian dari masyarakat yang eksis bahkan sebelum pilkada digelar. Jadi, sayang rasanya jika kerukunan rusak hanya karena berbeda pilihan politik.
Upaya tersebut tentu perlu didukung kandidat yang berlaga. Kandidat yang menang perlu meyakinkan bahwa mereka akan memimpin secara inklusif tanpa menganaktirikan kelompok mana pun. Adapun kandidat yang kalah, mereka perlu menerima kekalahan dengan kesatria.(*)
*) MUHAMMAD ZULFA ALFARUQY, Dosen psikologi politik Universitas Diponegoro; mahasiswa S-3 doktor ilmu psikologi Universitas Gadjah Mada

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
