Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Agustus 2022 | 03.48 WIB

Hijrah Menuju Kebangkitan Pascapandemi

ilustrasi khofifah indar parawansa - Image

ilustrasi khofifah indar parawansa

MUHARAM merupakan awal bulan pada kalender Islam. Kalender ini muncul ketika Rasulullah SAW melaksanakan hijrah bersama para sahabat. Kata hijrah memiliki makna yang luar biasa.

Kisah hijrah Nabi Muhammad SAW penuh dengan tantangan. Hijrah dilakukan karena dakwah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW kepada kaum Quraisy terus mendapat tantangan. Mereka semakin membenci ajakan Rasulullah SAW untuk beriman kepada Allah.

Rasulullah menjalani hijrah bersama para sahabat yang dijuluki kaum Muhajirin. Mereka melakukan dakwah di Madinah yang disambut kaum Ansor. Ada ruang dan harapan baru ketika Rasulullah bersama para sahabat melaksanakan hijrah tersebut. Dakwah berjalan dengan baik. Pengikut Rasulullah yang beriman kepada Allah SWT semakin banyak. Hijrah yang dijalankan Rasulullah membawa dampak yang cukup positif dan signifikan.

Di era sekarang, hijrah tidak hanya dimaknai peristiwa berpindahnya Rasulullah bersama para sahabat ke Madinah. Hijrah memiliki makna yang lebih luas. Yakni, perubahan menuju hal yang lebih baik, lebih produktif, lebih memberi harapan. Kata hijrah pun bisa diterapkan pada berbagai konteks. Baik konteks ibadah maupun konteks sosial, ekonomi, dan lainnya.

Bisa jadi, Muharam tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pemerintah telah melonggarkan batasan-batasan berinteraksi seperti ketika Covid-19 mewabah di Indonesia. Kini wabah tersebut mulai terkendali. Aktivitas bisa dijalankan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Tentu, pelonggaran ini membangkitkan semangat masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Hijriah.

Saya berharap, semangat hijrah diarahkan pada hal yang dibutuhkan saat ini. Perlu gerakan bersama untuk maju. Mewujudkan cita-cita yang tertunda sehingga Tahun Baru Hijriah kali ini memberi makna yang luar biasa.

Jawa Timur telah mengawali slogan dengan Optimis Jatim Bangkit. Slogan tersebut selalu diucapkan pada berbagai acara. Tujuan utamanya, melekatkan pada ingatan semua pihak agar memiliki rasa optimistis. Semangat tersebut merupakan modal untuk bangkit menuju arah yang lebih baik.

Di sisi lain, hijrah juga bisa dilekatkan pada perkembangan pola pikir dan teknologi yang sedang terjadi. Digitalisasi sudah menjadi tuntutan yang harus diikuti. Era 5.0 menyatukan semua kebutuhan masyarakat pada satu frame berbasis digital. Hampir semua aspek terjamah, seperti pendidikan, ekonomi, sosial, maupun budaya.

Perubahan era tersebut menuntut masyarakat beradaptasi. Menyesuaikan kondisi dengan menguasai perkembangan teknologi itu. Hijrah merupakan sarana untuk beradaptasi dengan perubahan tersebut. Dengan begitu, semua tantangan ke depan bisa dihadapi dengan baik. Masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Timur, harus bisa menjadi subjek perubahan dan perkembangan teknologi. Bukan objek dari perkembangan teknologi. Masyarakat harus bisa menjadi player pada setiap era perkembangan itu. Adaptasi kepatutan yang harus dijalani.

Karena itu, saya berharap Tahun Baru Islam 1444 Hijriah kali ini merupakan momentum untuk hijrah bersama. Hijrah untuk bangkit pascapandemi Covid-19. Berbagai peluang yang tertunda harus dikejar. Semangat untuk maju, semangat untuk meraih cita-cita harus diwujudkan segera.

Tentu, semua harus beriringan dengan doa, usaha, serta peningkatan ketakwaan. Allah sudah menjanjikan kepada manusia pada surah At Talaq ayat 2 dan 3. Yang artinya, ’’Barang siapa bertakwa pada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar’’. Lalu pada ayat berikutnya disebutkan, ”Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya’’. Selamat Tahun Baru Islam 1444 Hijriah. (*)




*) KHOFIFAH INDAR PARAWANSA, Gubernur Jawa Timur

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore