
Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto saat diwawancara awak media beberapa waktu lalu
JawaPos.com - Dua mantan menteri bergabung mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019 mendatang. Mereka di antaranya adalah mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, dan eks Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan.
Bahkan keduanya menjadi tim pemenangan dua tokoh tersebut di Pilpres 2019 mendatang, guna melawan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengaku tidak mempermasalahkan dua yang pernah menjadi bagian di pemerintahan, mengubah dukungannya ke Prabowo-Sandiaga.
"Ya itu bagian dari aspirasi orang per orang, semua (menteri) bergabung ke situ juga tidak masalah," ujar Hasto di Posko Rumah Cemara, Jakarta, Kamis (30/8).
Menurut pria kelahiran Yogyakarta tersebut, yang terpenting adalah dua menteri tersebut bergabung ke Prabowo-Subianto untuk membuat Indonesia lebih baik lagi ke depannya.
"Ini kan bicara gagasan ke depan tentang bangsa Indonesia," katanya.
Adapun dua menteri yang bergabung adalah mantan Menteri ESDM Sudirman Said. Sudirman sebelumnya sebagai penggiat antikorupsi. Dia diduga terdepak dari kabinet diduga karena membuat gaduh dengan membongkar skandal perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia atau dikenal dengan 'papa minta saham' pada 2016 silam.
Selang beberapa lama dia pun terdepak dari Kabinet Kerja Jokowi-JK, dengan digantikan oleh Archandra Tahar.
Sementara Ferry Mursyidan Baldan dahulu adalah mantan kader Partai Golkar kemudian memutuskan pindah ke Partai Nasdem, dan menjadi tim sukses Jokowi-JK di Pilpres 2014 silam.
Saat Jokowi dan JK terpilih menjadi kepala negara, Ferry pun ditunjuk menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang di Kabinet Kerja. Namun setahun berselang di diganti oleh Sofyan Djalil.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
