
Mantan Menteri ESDM Sudirman Said. (Istimewa)
JawaPos.com - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengingatkan para elite negara agar mewaspadai krisis tata kelola dengan menghentikan praktik pemujaan terhadap figur kekuasaan. Ia menekankan pentingnya kembali bertumpu pada nilai, etika, dan institusi, bukan pada sosok tertentu.
Menurut Sudirman, istilah godfather tidak sekadar merujuk pada tokoh mafia dalam film, tetapi menggambarkan pola kekuasaan yang terpusat pada satu figur dominan. Ia mencontohkan, sejumlah nama yang pernah sangat berpengaruh di masanya, seperti Pablo Escobar, Al Capone, Don Corleone, hingga Hitler, namun pada akhirnya tetap berlalu bersama zamannya.
"Para godfather memudar, sementara tatanan yang baik justru menetap. Karena itu kesetiaan kita semestinya pada nilai yang abadi, bukan pada figur yang fana," kata Sudirman Said, Minggu (14/6).
Rektor Universitas Harkat Negeri (UHN) itu menilai, kecenderungan mempersonifikasikan kekuasaan semakin kuat ketika politik kehilangan orientasi jangka panjang. Sebab, kini politik lebih dikuasai kepentingan jangka pendek dibanding kebijakan substantif.
"Di ruang yang miskin gagasan jangka panjang itulah sosok menggantikan sistem, dan loyalitas personal menggeser akuntabilitas publik," tutur Sudirman.
Menurutnya, etika bernegara memerlukan jangkar berupa spiritualitas. Namun spiritualitas yang dimaksud bukan sekadar ritual formal, melainkan sikap hidup yang membumi.
Ia mengingatkan agar pemimpin tidak terjebak pada pencitraan, tidak mempertontonkan belakang layar, serta menjaga konsistensi antara ucapan dan tindakan. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga tatanan dan memprioritaskan kepentingan rakyat.
"Spiritualitas itu garam, bukan gincu. Ia tidak terlihat, tetapi terasa. Pemimpin yang berspiritualitas bekerja dalam diam, bukan memanggungkan kesalehan," ujarnya.
Ia pun menegaskan, pilihan antara kultus individu dan penguatan institusi akan menentukan masa depan bangsa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022