
Ahmad Doli Kurnia
JawaPos.com - Pemilihan Presidium Majelis Nasional masa bakti 2022-2027 pada Musyawarah Nasional ke-11 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Kota Palu, Sulawesi Tengah menggunakan sistem pemungutan suara berbasis elektronik atau e-voting sebagai bentuk transformasi teknologi.
"Penggunaan sistem ini, kali pertama dalam sejarah Munas KAHMI," kata Koordinator Presidium KAHMI Periode 2022-2027 Ahmad Doli Kurnia usia menyalurkan bantuan dalam kegiatan KAHMI peduli di Kabupaten Sigi, Sulteng, Minggu, (28/11).
Ia menjelaskan, penggunaan metode ini untuk menghindari kekeliruan-kekeliruan teknis yang dapat merugikan konstan, oleh karena itu pemanfaatan teknologi informasi dinilai tepat diterapkan dalam pemilihan unsur majelis nasional.
Dari kegiatan Munas ini, katanya, menghasilkan beberapa catatan-catatan penting, khususnya hasil rapat komisi-komisi melahirkan gagasan baru guna meningkatkan kapabilitas organisasi yang dikelola secara modern dan mandiri.
Dari kongres juga, melahirkan rekomendasi hal-hal penting berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menyangkut keumatan.
"Secara konsepsi visi dan misi KAHMI setidaknya lima tahun ke depan sudah terumuskan dengan baik, selanjutnya ditindaklanjuti dengan program-program konkret, aksi nyata yang di pimpin sembilan Presidium terpilih di Munas ke-11," ujar Doli.
Menurutnya, organisasi ini selalu mengembangkan misi keislaman dan keindonesiaan dalam berbagai konteks untuk merawat persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai kebhinnekaan.
Oleh karena itu, guna mewujudkan tujuan besar organisasi, maka perlu kolaborasi dengan berbagai elemen, tidak terkecuali pemerintah.
"Kami juga membangun koordinasi dengan organisasi kemasyarakatan (Ormas) lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap negara ikut terlibat memajukan kesejahteraan umum," Ucap Doli.
Dari hasil kongres menghasilkan sembilan presidium terpilih dengan suara terbanyak masing-masing Ahmad Doli Kurnia 417 suara, Ahmad Yohan 343 suara, Herman Khaeron 318 suara, Saan Mustopa 316 suara, M. Rifqinizamy Karsayuda 311 suara, Abdullah Puteh 295 suara, Romo H.R. Muhammad Syafii 290 suara, Zulfikar Arse Sadikin 284 suara, dan Sutomo 278 suara.
Sembilan presidium itu terpilih dari 38 nama calon presidium yang ditetapkan pimpinan sidang dan disepakati peserta Munas KAHMI.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
