Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Agustus 2021 | 23.31 WIB

PAN Gabung ke Pemerintah, Demokrat Pilih Koalisi Rakyat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat melakukan konfrensi pers di DPP Demokrat Jakarta, Rabu (31/3/2021). Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) secara resmi menolak Partai Demokrat hasil KLB dengan Ketua Umum Moeldoko. P - Image

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat melakukan konfrensi pers di DPP Demokrat Jakarta, Rabu (31/3/2021). Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) secara resmi menolak Partai Demokrat hasil KLB dengan Ketua Umum Moeldoko. P

JawaPos.com - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, partainya tetap memilih menjadi oposisi dan mengawal jalannya pemerintahan. Meskipun Partai Amanat Nasional (PAN) kini sudah masuk dalam partai politik koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin.

"Demokrat memilih untuk tetap konsisten berkoalisi dengan rakyat," ujar Herzaky kepada wartawan, Jumat (27/8)

Herzaky juga mengaku di iklim demokrasi saat ini dibutuhkan fungsi oposisi untuk menjadi kontrol pemerintahan. Sehingga partai yang dikomandoi oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini akan tetap kritis kepada pemerintah.

"Kami akan terus kritis kepada pemerintah, dan menjalankan fungsi pengawasan dari luar pemerintahan. Tentunya pemerintahan ini membutuhkan check and balances. Butuh kekuatan penyimbang," katanya.

Menurut Herzaky, akan menjadi bahaya jika pemerintah bergerak tanpa adanya pengawasan. Apalagi saat pandemi Covid-19 ini pemerintah perlu mendapatkan kontrol.

"Bahaya jika penanganan pandemi yang dilakukan pemerintah ada kekeliruan, dan tidak ada yang berani mengkritisi, untuk mengembalikan penanganan pandemi ini pada relnya kembali," ungkapnya.

Lebih lanjut dengan bertambahnya anggota koalisi partai politik pendukung pemerintah, Herzaky berharap mereka semua bisa memikirkan rakyat. Sebab pandemi Covid-19 uluran tangan pemerintah sangat dibutuhkan.

"Mudah-mudahan pertemuan dan perubahan komposisi koalisi parpol pendukung pemerintah kemarin membahas dan memikirkan rakyat, serta bisa mengakselerasi upaya penanganan Covid-19," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore