
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (8/7/2020). Dalam pertemuan itu, keduanya membahas sejumlah, mulai dari koalisi di Pilkada Serentak 2020 hingga proses legislasi di DPR. Foto: Dery Ridwansah/JawaPos.co
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengancam bakal melakukan reshuffle kepada menteri-menteri di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu. Hal ini karena banyak kementerian masih banyak melakukan impor.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meyakini, bahwa menteri-menteri dari partai yang ia pimpin tidak akan terkena reshuffle oleh Presiden Jokowi. "Ya pastilah. Mana ada yang berani senggol PKB," ujar Cak Imin kepada wartawan, Sabtu (26/3).
Adapun menteri yang merupakan kader PKB adalah, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar.
Wakil Ketua DPR ini mengaku wajar jika Presiden Jokowi marah dengan kementerian yang kerap melakukan impor. Sehingga arahan Presiden Jokowi ini harus cepat ditindaklanjuti. "Ya saya juga kritik, minta diambil langkah-langkah cepat untuk mengatasi ini. Wajar aja presiden marah, wajar," katanya.
Kendati demikian, Cak Imin menuturkan sampai saat ini Presiden Jokowi belum memberikan informasi kepada dirinya mengenai adanya perombakan kabinet atau reshuffle. "Belum ada kabar, kalau ada kabar saya kasih tahu," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menyinggung soal reshuffle di depan bawahannya. Bermula saat Jokowi jengkel masih banyak kementerian, lembaga hingga pemerintah daerah yang masih menggunakan produk impor.
Tak hanya itu, Jokowi minta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengganti direktur utama di perusahaan BUMN yang tidak taat pada hal-hal yang sudah disepakati. "BUMN, saya sampaikan ke menteri BUMN, dah ganti dirutnya, ganti, ngapain kita?" kata Jokowi.
Menurutnya pergantian direktur utama adalah urusan Menteri BUMN, tetapi untuk kementerian merupakan hak presiden. Sehingga Jokowi menegaskan ketika ada menteri yang bekerja kurang baik, juga bakal diganti. "Kementerian, sama saja tetapi itu bagian saya itu. Reshuffle, sudah saya awasi betul," bebernya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022