Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Oktober 2019 | 19.39 WIB

Soal Kabinet Jokowi Jilid II, Pengusaha Masih Wait and See

Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan kepada wartawan usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto di Paviliun Kartika, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019). Presiden Joko Widodo mengatakan kondisi Menko Polhukam  Wiranto mulai membaik pasca - Image

Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan kepada wartawan usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto di Paviliun Kartika, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019). Presiden Joko Widodo mengatakan kondisi Menko Polhukam Wiranto mulai membaik pasca

JawaPos.com - Pelaku pasar dalam dan luar negeri masih mengambil sikap 'wait and see' hingga Presiden Jokowi mengumumkan komposisi Kabinet Kerja jilid II. Saat ini, sejumlah calon menteri satu per satu dipanggil ke Istana sejak Senin (21/10) kemarin.

"Seluruh pelaku pasar nasional dan internasional juga dalam kondisi wait and see. Kami harus melihat dulu di posisi apa mereka ditempatkan," ungkap Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani, Selasa (22/10).

Shinta juga menuturkan, Apindo tidak mempersoalkan usia dan latar belakang calon menteri Kabinet Kerja jilid II, terutama bidang ekonomi. Tetapi harus memiliki kompetensi serta track record untuk menjalankan jabatan yang diemban.

Shinta justru lebih berharap Jokowi tidak banyak berspekulasi dalam perubahan nomenklatur kementerian dan lembaga di Kabinet Kerja jilid II. "Jangan terlalu banyak spekulasi," tutup Shinta.

Diketahui, sejumlah calon menteri berdatang ke Istana Presiden, Senin (21/10) kemarin, mengenakan kemeja putih (kecuali Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian).

Mereka adalah eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, founder dan CEO Gojek Nadiem Makarim, pengusaha Wishnutama, Erick Thohir dan eks Menteri Sekretaris Negara Pratikno,

Selanjutnya adalah Komisaris Utama PT Adhi Karya Fadjroel Rachman, Nico Harjanto, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan politisi Partai Gerindra Eddy Prabowo.

"Tidak masalah muda atau tua, serta profesional atau partai, yang penting adalah track record yang sesuai dan kompeten dalam menjalankan fungsi pos jabatan yang dipercayakan kepada mereka," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore