
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj pun khawatir politik praktis terjadi di pesantren-pesantren Indonesia. Karena itu dia mengaku tidak setuju, jika ada kampanye yang dilakukan di tempat belajar para santri tersebut.
JawaPos.com - Menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2019, kampanye Pilpres maupun Pileg dilakukan di berbagai wilayah dan menyasar seluruh golongan masyarakat. Generasi milenial tidak luput dari sasaran kampanye, misalnya mahasiswa dan santri.
Melihat hal tersebut, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj pun khawatir politik praktis terjadi di pesantren-pesantren Indonesia. Karena itu dia mengaku tidak setuju, jika ada kampanye yang dilakukan di tempat belajar para santri tersebut.
“Kampanye dalam arti politik praktis (di pesantren) saya setuju itu dilarang,” ujarnya saat ditemui usai mengisi acara di Yayasan Buddha Tzu Chi, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Minggu (21/10).
Namun, berbeda dengan kampanye yang disampaikan dengan cara silaturahim. Sebab, hal tersebut merupakan salah satu ajaran Islam, di mana mempererat persaudaraan adalah kewajiban.
“Silaturahim dan mempererat persaudaraan sangat penting. Maka saya katakan tadi, tidak ada pesantren tawuran, pernah dengar nggak pesantren Daarul Naja dan Sidiqiyah tawuran misalnya? Nggak ada. beda sama anak SMA kan,” tutur Kiai, sapaan akrabnya.
Menurut Islam, dia menerangkan, silaturahim adalah kegiatan saling mengunjungi. Dalam hal ini, calon presiden, calon wakil presiden, ataupun calon legislatif yang berkunjung ke pesantren diharapkan bisa menghindari politik praktis.
“(Capres-cawapres) boleh silaturahim, mempererat persaudaraan. Sesuai ajaran Islam, ayo kita saling kunjung-mengunjungi, memaafkan, yang muda mendatangi yang tua, murid, guru. Biasa itu,” tegas Said Aqil.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
