
Photo
JawaPos.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) unggul di hasil penghitungan cepat atau quick count Pileg 2019. Hal ini menjadi prestasi karena dua periode menjadi pemenang di Pemilu.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menduga alasan partai banteng ini menang hitung cepat karena salah satunya tidak mentolerir kadernya yang korupsi.
"Kami tidak mentolelir terhadap mereka yang menyalahgunakan kekuasaan melalui korupsi. Kami memperkenalkan pemecatan seketika, siapapun tidak diizinkan dicalonkan sebagai kepala daerah, wakil kepala derah maupun legislatif," ujar Hasto kepada wartawan, Kamis (18/4).
Hasto juga mengatakan, kader-kader yang dimiliki PDIP juga berkualitas. Hal ini karena adanya sekolah partai. Kemudian juga ada psikotest. Sehingga hal ini dilakukan untuk membuat partai menjadi lebih baik.
"Dan kemudian kami juga memperkuat sekolah partai sehingga tingkat kualitas kader partai melalui psikotes dan kami sudah menjadi partai digital, psikotes kami lakukan online," katanya.
Hasto Kristiyanto juga menyambut baik kemenangan PDIP atas hasil hitung cepat. Hasto mengatakan kemenangan partainya ini disumbangkan dari beberapa daerah. Jawa Tengah
Bali, Jawa Timur, seluruh Kalimantan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua.
Kemenangan PDIP ini juga menjadi satu napas kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pipres 2019. Pasalnya dia provinsi yang PDIP menang, Jokowi juga sama.
"PDIP melihat ini (keunggulan PDIP) senapas dengan dukungnya ke Jokowi, ini memberikan korelasi positif bagi kemenangan Jokowi dan Ma'ruf Amin," pungkasnya.
Dari hasil quick count Poltracking Indonesia berdasarkan suara yang masuk 99,30 persen, PDIP unggul dari partai lain.
1. PKB : 10,42 persen
2. Gerindra : 12,71 persen
3. PDIP : 19,21 persen
4. Golkar : 12,64 persen
5. Nasdem : 8,50 persen
6. Partai Garuda : 0,62 persen
7. Berkarya : 2,17 persen
8. PKS : 7,83
9. Perindo : 2,78 persen
10. PPP : 4,48 persen
11. PSI : 1,82 persen
12. PAN : 6,32 persen
13. Hanura : 1,64 persen
14. Demokrat : 7,69 persen
15. PBB : 0,86 persen
16. PKPI : 0,31 persen

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
