
Melody, Ikha dan Acha saat berbagi kenangan bersama di JKT48, di kantor Jawa Pos, Jakarta, Jumat (9/3).
JawaPos.com - Akun Twitter resmi milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba-tiba membuat heboh publik. Pasalnya, akun tersebut tiba-tiba membalas cuitan akun fanbase salah satu personel JKT48.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Arief Poyuono mengatakan, dari sini terungkap bahwa selama ini akun Twitter Jokowi tidak dikelola secara pribadi. Ada orang lain yang menjadi admin akun tersebut.
"Twitter adalah medsos pribadi yang harusnya dioperasikan oleh si pribadi yang pemilik akunnya sendiri," ujar Arief saat dihubungi, Kamis (17/5).
Oleh sebab itu, Arief menduga orang tersebut sengaja dibayar untuk mengelola akun resmi Presiden Jokowi. "Jadi selama ini akun Twitter Joko Widodo yang nulis admin bayaran kali ya. Pantes saja tulisannya bagus," katanya.
Arief menambahkan, dirinya sudah curiga sejak lama bahwa akun Twitter Presiden Jokowi dikelola oleh seorang admin yang dibayar. Dia menyebut, admin tersebut bisa saja dari konsultan media sosial Presiden.
"Dari dulu saya enggak yakin kalau tulisan-tulisan yang bagus, tertata rapi di akun twitter Jokowi itu yang nulis Joko Widodo sendiri," kata anak buah Prabowo Subianto itu.
Selain itu Arief juga menduga, followers Jokowi juga palsu semua. Dia curiga karena akun-akun tersebut selalu sama dalam me-retweet setiap tulisan yang diunggah oleh Jokowi.
"Saya curiga juga tuh jangan-jangan followernya palsu juga kali. Sebab yang respons dukungan setiap ada cuitan dari akun Joko Widodo itu-itu saja tuh. Jangan-jangan followernya banyak pakai program robot kali ya," katanya.
Dia menambahkan, masih beruntung admin akun Presiden membalas salah satu fanbase personel JKT48, bukan yang lainnya. Dia tak membayangkan, misalnya si admin membalas tulisan bernada SARA atau ancaman lainnya.
"Untuk cuma tentang JKT48 kalau cuitannya terkait unsur kebencian dan SARA atau ancaman bom, bisa ditangkap Joko Widodo tuh," tuturnya.
Oleh sebab itu, Arief menyarankan supaya Jokowi mengoperasikan Twitter itu secara pribadi.
Seperti diketahui, akun Presiden ke-7 RI itu pada Rabu sore kemarin tiba-tiba membalas cuitan akun Beby JKT 48 (@Bebyyers) dengan cuitan: "Wuooohh mantab! Jadi teringat deg2annya di momen Senbatsu Uza pekan lalu".
Cuitan itu muncul pukul 15.24 WIB. Tidak lama berselang, cuitan balasan dari akun @jokowi itu langsung dihapus.
Menyikapi hal itu, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Bey Machmudin mengakui, sempat ada balasan cuitan dari akun resmi Kepala Negara. Namun admin tersebut langsung dibebastugaskan atau diberhentikan.
"Hal ini telah ditelusuri dan ditemukan permasalahan di salah satu admin pengelola. Yang bersangkutan kini sudah dibebastugaskan," kata Bey.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
