
Hasil survei NEW INDONESIA Research & Consulting. (Istimewa)
JawaPos.com - Semenjak negara ini merdeka, Indonesia pernah dipimpin oleh sosok perempuan, yaitu Megawati Soekarnoputri. Pengalaman itu sepertinya membuat publik berharap kembali ada figur perempuan yang bisa memimpin negara ini.
Harapan itu terpotret dalam survei NEW INDONESIA Research & Consulting. Dari survei tersebut menyatakan bahwa 83,3 persen responden setuju Indonesia dipimpin oleh figur perempuan. Baik pada posisi presiden atau wakil presiden.
“Mayoritas publik setuju Indonesia dipimpin perempuan, asalkan punya pengalaman politik yang mendukung,” ungkap Direktur Eksekutif NEW INDONESIA Research & Consulting Andreas Nuryono dalam siaran persnya di Jakarta, pada Rabu (16/2).
Di bagian lain, sample pada survei sebesar 13,8 persen menyatakan menolak kepemimpinan perempuan. Sisanya 2,8 persen mengaku tidak tahu atau tidak jawab.
Adapun survei NEW INDONESIA Research & Consulting dilakukan pada 1-10 Februari 2022. Survei itu mengambil 1.200 orang sampel yang dianggap mewakili seluruh provinsi. Metode survei multistage random sampling, dengan margin of error lebih kurang 2,89 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sejauh ini sejumlah tokoh perempuan yang cukup menonjol berkiprah di pentas politik cukup banyak. Di antaranya ada di PDIP, PSI, dan beberapa partai politik (parpol) lainnya.
Di PDIP terdapat Puan Maharani. Andreas mengatakan, Puan Maharani dianggap sebagai sosok yang mewakili regenerasi trah Soekarno di tubuh PDIP. Puan Maharani pun sempat digadang-gadang sebagai calon presiden ataupun wakil presiden. Kini Puan menjabat sebagai Ketua DPR-RI.
Sebelumnya Puan juga pernah menjadi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Tepatnya pada periode 2014-2019. “Artinya Puan memiliki pengalaman politik yang mumpuni sebagaimana diinginkan publik,” tandas Andreas.
Di PSI terdapat Grace Natalie dan Dea Tunggaesti. Parpol berwarna merah itu dianggap juga pro perempuan. “Isu perempuan menjadi program utama yang diusung PSI dalam kampanye. Di antaranya menolak poligami dan Perda-Perda yang diskriminatif,” jelas Andreas.
Pada survei lain sebelumnya selama ini banyak mengedepankan tokoh laki-laki. Tokoh tersebut selama ini mendominasi pentas politik nasional. Namun dari survei NEW INDONESIA Research & Consulting, figur perempuan ternyata dapat diterima oleh publik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022