alexametrics

MPR: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Jadi Titik Awal Rekonsiliasi

15 Juli 2019, 19:51:38 WIB

JawaPos.com – Pertemuan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo menjadi titik awal rekonsiliasi. Jabat erat keduanya dianggap sebagai simbol pemersatu usai memanasnya tensi politik karena Pilpres 2019.

Namun, tak sedikit pula pendukung Prabowo-Sandi, terutama emak-emak menjadi bawa perasaan (baper) dan tidak menerima pertemuan tersebut. Bahkan anggota MPR dari fraksi Gerindra Sodik Mudjahid mengatakan kekecewaan tersebut diyakini hanya sesaat saja.

Hal itu dikatakan Sodik dalam Diskusi Empat Pilar MPR bertajuk ‘Rekonsiliasi untuk Persatuan Bangsa’, di Media Center Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (15/7).

“Kita hargai semangat dukungan mereka dan kami sangat menghargai perjuangannya, terlebih banyak emak-emak yang bapernya sangat tinggi,” ujarnya.

Faktor ‘baper’ itu juga, lanjut Sodik, terjadi karena faktor keragaman pendidikan para pendukung, khususnya emak-emak. Untuk itu, sepatutnya tugas pemimpin untuk membangun kesadaran tersebut.

“Karena masalahnya ini bukan sekadar dukungan, tapi kita memikirkan masalah yang lebih besar lagi yakni soal bangsa,” ucapnya.

Sodik pun mengungkapkan, setelah pertemuan Ketua Umum Gerindra itu dengan Jokowi, banyak pihak yang membully partainya. Namun, Prabowo memutuskan bertemu dengan Jokowi demi kepentingan bangsa.

Sebab, pertemuan tersebut merupakan ikhtiar untuk persatuan dan kesatuan bangsa. Meskipun harus mengorbankan perasaan pendukungnya demi misi yang lebih besar, semua rakyat Indonesia.

“Saya katakan bahwa Bung Karno saat akan membacakan proklamasi sempat diculik, karena ada yang tidak paham visi misi dan itu adalah hal biasa,” pungkasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads