Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 Juli 2026 | 01.19 WIB

Gerindra Tepis Hotman Paris soal Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Prabowo Tak Intervensi Penegakan Hukum

Pengacara Hotman Paris Hutapea mendatangi Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Jumat (17/7). (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Pengacara Hotman Paris Hutapea mendatangi Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Jumat (17/7). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Ketua DPP Partai Gerindra Bambang Haryadi menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak pernah mencampuri proses penegakan hukum.

Menurutnya, Presiden selalu berkomitmen mendukung penegakan hukum yang adil serta konsisten dalam pemberantasan korupsi.

Pernyataan tersebut disampaikan Bambang sebagai respons atas pernyataan kuasa hukum Febrie Adriansyah, Hotman Paris, yang sebelumnya mengaitkan nama Prabowo dalam perkara hukum yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

"Gerindra menyayangkan statement Hotman Paris yang mengaitkan kasus mantan Jampidsus dengan presiden Prabowo. Ini sangat tidak benar, dan bertentangan dengan komitmen Presiden Prabowo tentang pemberantasan korupsi," kata Bambang kepada wartawan, Minggu (19/7).

Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu menegaskan, komitmen Presiden Prabowo dalam penegakan hukum telah dibuktikan melalui berbagai proses hukum yang tetap berjalan terhadap sejumlah pejabat maupun kader partai yang tersandung kasus.

Menurutnya, Presiden tidak pernah memberikan perlindungan kepada siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran hukum, termasuk kader Partai Gerindra.

"Prabowo dalam setiap kegiatan partai selalu mengingatkan bahwa tidak akan melindungi kader yang berbuat tercela dan korupsi. Itu terbukti, ada beberapa kepala daerah yang melanggar dan terafiliasi dengan Gerindra tetap diproses hukum," tegasnya.

Ia juga menyinggung bahwa proses hukum tetap diberlakukan terhadap pejabat di lingkungan pemerintahan, termasuk wakil menteri yang tersangkut persoalan hukum. Dalam hal ini, Wamenaker Immanuel Ebenezer yang terjerat dalam kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 di KPK.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore