
Pintu Tol Cikarang Utama yang biasanya terjadi kemacen hingga belasn kilometer kini sudah tak terjadi lagi.
JawaPos.com - Ketua Departemen Pengawasan Pembangunan DPP Partai Golkar Mukhamad Misbakhun menilai keputusan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggenjot infrastruktur telah memberikan efek luar biasa. Salah satu manfaat yang dirasakan langsung adalah hadirnya jalur mudik darat di Pulau Jawa.
Misbakhun mengatakan, proses mudik Lebaran 2018 relatif sangat lancar dan minim kendala serius. Hal yang tak pernah terjadi sebelumnya adalah jarak yang jauh antara kota-kota di Pulau Jawa kini bisa ditempuh para pemudik dalam waktu lebih singkat.
“Faktor kunci kelancaran arus mudik saat ini sampai H-1 adalah pembangunan infrastruktur jalan tol pada zaman Pak Jokowi. Rangkaian tol lintas pantura (pantai utara Pulau Jawa, red) menyambung rangkaian tol di Pulau Jawa,” ujar Misbakhun, pada JawaPos.com.
Legislator Partai Golkar yang duduk di Komisi XI DPR menyebutkan kelancaran arus mudik Lebaran 2018 cukup fenomenal. Sebab, sebelumnya persoalan klasik saat mudik Lebaran adalah kemacetan dari kota ke kota.
Sementara pada mudik Lebaran kali ini, kata Misbakhun, relatif sangat lancar. Meski ada kemacetan, katanya, tapi masih bisa diurai. Karena tol yang belum selesai 100 persen dioperasionalkan sebagai jalan tol fungsional dan berfungsi sebagai pengurai titik-titik kemacetan di beberapa daerah.
Wakil rakyat asal Pasuruan itu menegaskan, pembangunan jalan tol yang begitu masif juga menjadi bukti bahwa Jokowi bekerja untuk seluruh rakyat. Kini, infrastruktur yang telah terbangun juga bisa dinikmati siapa saja. “Siapa pun bisa menikmati hasil kerja keras pemerintahan Presiden Jokowi itu,” katanya.
Selain itu, Misbakhun juga memuji proses pembangunan infrastruktur secara masif yang tak menyisakan skandal besar. Ditambah BUMN yang juga punya peran sangat signifikan dalam pembangunan infrastruktur.
“Yang menarik adalah tidak ada keterlibatan keluarga Pak Jokowi dalam proyek-proyek besar negara. Itu menjadi poin besar sendiri soal transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan proyek infrastruktur,” ujar Misbakhun.
Transparansi dan akuntabilitas pemerintah juga dibuktikan dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Selama dua tahun berturut-turut, BPK memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2006 dan 2017.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022