
Menpan dan RB Tjahjo Kumolo berbicara saat mengikuti rapat dengar pendapat bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2020). Rapat tersebut membahas evaluasi pelaksanaan seleksi CPNS 2019 di tengah pandemi Covid-19. Foto:
JawaPos.com - Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tjahjo Kumolo meminta semua pihak menghentikan wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi kepala negara selama tiga periode. Tjahjo menyakini, Jokowi pasti akan menolak wacana tersebut.
Sebab, kata Tjahjo, ini adalah wacana yang menjebak Jokowi. "Gerakan atau pola menjebak ini sebaiknya ditinggalkan dalam manuver politik. Saya yakin Bapak Jokowi tidak akan terjebak dengan manuver murahan tersebut," ujar Tjahjo kepada wartawan, Senin (15/3).
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) ini menambahakan, saat ini pemerintah sedang berkonsentrasi dalam menangani Covid-19 untuk pemulihan ekonomi negara. Tjahjo pun meminta tokoh-tokoh yang menggulirkan isu ini untuk tutup mulut.
"Tokoh-tokoh politik sebaiknya konsolidasi internal partainya masing-masing. Kan tahun depan sudah memasuki tahapan Pemilu. Jadi janganlah jumpalitan politik sendiri menuduh ke mana-mana," katanya.
Tjahjo mengatakan, adanya wacana Presiden Indonesia menjabat tiga periode tersebut justru malah membuat gaduh suasana. "Sudah tidak pada tempatnya tembakan-tembakan politik tanpa arah yang justru mengacaukan stabilitas politik," tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Partai Ummat Amien Rais menaruh kecurigaan terhadap upaya yang dilakukan sejumlah pihak untuk menerbitkan pasal dalam aturan hukum agar presiden Jokowi bisa kembali memimpin dalam tiga periode.
"Akankah kita biarkan, plotting rezim sekarang ini, akan memaksa masuknya pasal supaya bisa dipilih ketiga kalinya," kata Amien.
Amien sendiri menangkap sinyal politik terkait skenario yang tengah dilakukan sejumlah pihak untuk melakukan manuver agar Jokowi bisa terpilih sebagai presiden tiga periode. Salah satunya melalui manuver politik yang dilakukan pemerintah saat ini untuk mengamankan semua lembaga negara, mulai dari DPR, MPR, DPD, maupun lembaga negara lain guna mencapai tujuan tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022