
Presiden dan Wakil Presiden terpilih Jokowi-Ma
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo menanggapi desakan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang meminta pemerintah membentuk Tim Pencari Fakta (TPF). Tim itu dibentuk untuk menyelidiki kerusuhan 22 Mei 2019.
Namun, Jokowi menilai tim tersebut belum perlu dan meminta masyarakat untuk memercayakan penyelesaian kasus itu kepada Polisi. Karena saat ini, kata dia, kepolisian tengah berupaya keras untuk secara bersamaan mengungkap dua fokus utama dalam kasus itu.
"Berikan waktu terlebih dahulu kepada polisi untuk menyelesaikan kasus (rencana) pembunuhannya," ujarnya di Kota Denpasar, Bali, Jumat, (14/6).
Pernyataan Presiden tersebut merujuk pada pengungkapan rencana pembunuhan empat pejabat tinggi negara dan seorang direktur eksekutif lembaga survei. Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengembangkan kasus tersebut.
Tak hanya itu, menurutnya, kepolisian saat ini juga berupaya melakukan pengungkapan terkait dengan jatuhnya korban jiwa dalam aksi massa tersebut. Upaya pengungkapan kedua kasus tersebut menurut Presiden dijalankan kepolisian secara bersamaan.
"Kemudian ini juga berjalan paralel nanti kasus yang berkaitan dengan (korban) meninggal yang ada di lokasi-lokasi kerusuhan. Saya kira dua-duanya berjalan paralel," ucapnya.
Lebih lanjut, Jokowi berpandangan, apabila dibutuhkan nantinya kepolisian juga dapat bekerja sama dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) dalam pengungkapan kasus-kasus tersebut.
"Tidak hanya kepolisian, nanti bisa mengajak Komnas HAM dan lainnya," tandasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
