
Suharso Manoarfa di Istana Negara, Selasa (22/10). (Raka Denny/Jawa Pos)
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa menegaskan, tidak ingin adanya konflik internal lagi di dalam tubuh partai berlambang Kakbah tersebut. Karena pada 2014 silam PPP pernah mengalami konflik kepengurusan antara kubu Romahurmuziy dengan Djan Faridz.
"Kita tidak ingin sekecil apapun ruang yang setitik atau sebesar nila mengganggu PPP ini. Kita sudah lelah dengan hal itu. Kita ingin partai ini namanya saja merawat persatuan dan pembangunan," ujar Suharso dalam pidatonya di Rapimnas PPP secara virtual di Jakarta, Jumat (12/3).
Oleh sebab itu, jika adanya sekecil apapun masalah yang ada maka harus segera diselesaikan dan cari solusinya. Sehingga untuk memperkuat soliditas kader dirinya bakal menerbitkan peraturan organisasi dalam rangka menjemput musyawarah wilayah (musywil) dan juga musyawarah cabang (musycab) yang akan datang.
"Kita selesaikan dengan baik. Kalau ada sesuatu yang harus kita bahas, ya kita bahas, setengah kamar, sepertiga kamar, seperempat kamar, monggo. Kita selesaikan dengan mulus," katanya.
Sementara terpisah, politikus senior PPP Djan Faridz mengatakan, jangan lagi partai bernuansa hijau yang sudah bersatu ini malah timbul konfliklagi. Sehingga itu sangat tidak memberikan manfaat.
"Jangan sampai kita semua sudah bersatu, saya sudah bersatu dengan beliau (Suharso-Red), terus manfaat buat PPP-nya kurang ada. Jadi ini tantangan kita ke depan," ungkapnya.
Baca Juga: Hotma Sitompul Terima Uang Rp 3 Miliar dari Hasil Fee Pengadaan Bansos
Djan juga tidak segan untuk membantu Suharso Monoarfa dalam membesarkan PPP dalam agenda-agenda politik ke depannya.
"Selain doa saya siap kok bantu beliau. Kita harus melihat ke depan bagaimana PPP tetap eksis di dunia politik, dan manfaat untuk umat Islam khususnya," tutur Djan.
Djan meyakini PPP akan bisa merebut kejayaannya lagi seperti yang pernah diperoleh. Dia percaya dengan semangat para kader dan juga doa, PPP bisa menyambut kemenangan.
"Insya Allah dengan doa dan kiai-kiai yang ada di seluruh Indonesia PPP bisa kembali jaya. Amin," pungkasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
