Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Agustus 2018 | 21.30 WIB

Sandiaga Guyur Parpol Rp 500 M, Gerindra: Itu Dongeng!

Sandiaga Uno ketika bersama Anies Baswedan - Image

Sandiaga Uno ketika bersama Anies Baswedan

JawaPos.com - Tudingan elite Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut Sandiaga Uno mengguyur beberapa parpol sebesar Rp 500 miliar terus menjadi perdebatan publik. Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade menampiknya.


Menurut Andre, sangat tidak mungkin jika Sandi membagi-bagikan uang dalam jumlah yang begitu besar. Sebab untuk transaksi Rp 1 miliar saja butuh melaporkan kegiatan tersebut ke banyak lembaga. Seperti harus melapor ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Otoritas Jasa Keungan (OJK) agar tidak dianggap transaksi gelap.


Andre menganggap cuitan Andi itu hanya khayalan belaka. "Sekarang mengeluarkan uang Rp 500 miliar emang nggak ada PPATK, nggak ada OJK, udahlah nggak usah dongeng-dongeng. Ngambil uang Rp 1 miliar aja laporannya ke mana-mana, apalagi Rp 500 miliar berarti Rp 1 T masuk akal nggak? Kan nggak," ujar Andre di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8).


Diketahui, Andi Arief menyebut Sandiaga sanggup membayar Rp 500 per parpol. Hal itu untuk memuluskan niatnya untuk menjadi cawapres.


"Saya pastikan pernyataan bang Andi Arief itu hoax. Mungkin nggak Rp 500 miliar ditarik masing-masing partai dari bank? Kan nggak mungkin orang naruh duit Rp 1 triliun di bawah bantal, kan pakai aja logikanya," sambungnya.


Sementara itu, pria asal Sumatera Barat itu menegaskan, bersatunya Gerindra, PKS, dan PAN karena kesamaan visi. Yakni untuk memberikan perubahan di pemerintahan menjadi lebih baik.


"Jadi yang mempersatukan PKS dan PAN adalah untuk melakukan perubahan mengganti kepemimpinan Pak Jokowi," tegas Andre.


Di sisi lain, imbuh Andre, pernyataan Andi tidak memengaruhi hubungan koalisi Gerindra-Demokrat. Bahkan pagi tadi Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih menggelar musyawarah lanjutan. Koalisi 4 partai yang sudah terjalin ini disebut masih solid dan tidak pecah.


"Itu kan pendapat pribadinya Bang Andi Arief, kami Partai Gerindra dengar pendapatnya Pak SBY. Pernyataan Bang Andi tidak membubarkan koalisi tidak menceraikan koalisi ya ada 4 partai ini masih solid, insya Allah sekarang masih bermusyawarah," pungkasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore