
Guru mengajar secara daring sekaligus tatap muka kepada murid SDIT Nurul Amal, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Senin (16/11/2020). Proses belajar mengajar secara tatap muka ini merupakan uji coba dengan menggunakan pembatasan jumlah murid dan wakt
JawaPos.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan bahwa 83,68 persen satuan pendidikan masih belum siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Hal itu diketahui berdasarkan pada pengawasan langsung di 8 provinsi di seluruh Indonesia.
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengatakan bahwa 8 provinsi tersebut meliputi NTB, Bengkulu, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Banten serta DKI Jakarta. Pengawasan dilakukan di 49 sekolah yang berada di 21 kabupaten/kota provinsi tersebut sejak Juni hingga November 2020.
’’Kalau memang pemerintah mau buka, kesimpulan kami adalah, dari 49 sekolah yg punya kesiapan PTM itu hanya ada 16,32 persen. sementara 83,68 persen belum siap,’’ ungkap dia dalam Rakornas Pembukaan Sekolah Pada Masa Pandemi Covid-19 secara virtual, Senin (30/11).
Untuk bisa siap, pihaknya telah meminta DPR untuk mengalokasikan anggaran untuk penyediaan infrastruktur dan protokol kesehatan. Selain itu, pemerintah juga diminta untuk melakukan pemetaan terkait sekolah mana yang siap dan belum siap melakukan PTM agar penyaluran dana bisa terlaksana dengan baik.
’’Yang sudah siap ya memang dipersiapkan betul, disurvei betul dipastikan, dilatih gurunya. Sementara yang belum siap dan tidak siap anggaran pemerintah arahkan untuk intervensi sekolah ini,’’ tambahnya.
Dalam pembukaan sekolah tersebut, semua pihak pun harus siap untuk wajib mengawasi dan menerapkan protokol kesehatan. Khususnya dari pihak pemda yang memberikan izin dan pengawasan buka sekolah.
’’Daerahnya siap nggak? jangan daerah hanya buat aturan tapi nggak pernah lihat dan bantu sekolah. Kemudian sekolahnya siap nggak? Jangan main siap-siap buka saja tapi membahayakan anak dan guru-guru.
Lalu juga dari pihak kesiapan gurunya, kesiapan orang tua serta kesiapan peserta didik sendiri dalam mematuhi protokol kesehatan, baik di dalam sekolah maupun luar sekolah. ’’Ketiga gurunya siap ngga? Siap nggak jadi role model yang patuh protokol kesehatan. Orang tua siap ngga melatih anak pakai masker? Melatih juga anak cuci tangan,’’ tegas dia. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Jcnii8YeZo8

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
