
Ketua Dewan Pakar FSGI Retno Listyarti
JawaPos.com - Pembelajaran tatap muka (PTM) dengan adaptasi kebiasaan baru akan dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Di mana sekolah perlu untuk mengisi daftar ceklis untuk mendapat izin pemerintah daerah dan orang tua agar bisa melaksanakan PTM.
Sebelum sekolah dibuka dan melaksanakan PTM secara penuh, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mengatakan untuk dilakukan uji coba terlebih dahulu untuk memetakan permasalahan yang harus diselesaikan, seperti kedisiplinan protokol kesehatan.
Jika permasalahan sudah diatasi, maka sekolah tersebut dapat menggelar PTM. Namun, ia meminta agar dalam kegiatan belajar mengajar, guru tidak memberikan tugas di sekolah. "Sebaiknya tidak memberikan tugas lagi di sekolah. Di sekolah itu baiknya interaktif antara guru dengan murid," tutur dia dalam Rakornas Pembukaan Sekolah Pada Masa Pandemi Covid-19 secara virtual, Senin (30/11).
Kemudian juga para guru tidak perlu menggunakan kurikulum nasional dalam praktik pembelajaran, karena akan membebani kedua belah pihak. Oleh karenanya, menurut dia kurikulum yang mestinya dipakai adalah kurikulum darurat. "Saat pembelajaran tatap muka di sekolah para guru juga sebaiknya menggunakan kurikulum yang disederhanakan," tambahnya.
Akan tetapi, kata dia masih ada keraguan dalam penggunaan kurikulim darurat ini karena standar penilaian kelulusan masih tercakup di dalamnya. Untuk itu dia meminta agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan revisi kembali kurikulum darurat.
"Kurikulum yang disederhanakan ini tidak sekaligus terjadi perubahan pada standar kelulusan, jadi standar isi diubah tapi standar penilaian dan kelulusan tidak berubah. Maka KPAI mendorong Kemendikbud mengubah itu. Sehingga guru engga ragu, sekolah ngga ragu, daerah ngga ragu untuk menggunakan kurikulum dalam situasi darurat," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
