Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Desember 2020 | 00.30 WIB

Pulangkan Jenazah Ariq dari Polandia ke Padang, Mahasiswa Galang Dana

istimewa - Image

istimewa

JawaPos.com - Komunitas mahasiswa Indonesia di Polandia berhasil mengumpulkan dana lebih dari 14 ribu Euro (setara dengan lebih dari Rp 240 juta). Uang itu digunakan untuk memulangkan jenazah rekan mereka asal Padang, Sumatera Barat.

Setelah bertahan hidup selama beberapa minggu menggunakan alat penunjang kehidupan, Muhammad Imamul Ariq (24) akhirnya meninggal dunia di rumah sakit di Krakow, Polandia (12/12). Ia menghembuskan nafas terakhirnya disaksikan ayahnya Ratmil, seorang ASN, yang didatangkan dari Padang oleh Kedutaan Besar RI di Polandia.

Kawan-kawan Ariq semula menggalang dana melalui layanan online Gofundme untuk membantu menutup biaya rumah sakit yang mencapai lebih dari Rp 2 milliar. Namun, takdir berkata lain, Ariq berpulang, tanpa sempat melihat Ayahnya yang sengaja datang dari tanah minang.

Gabriela Lumentut sebagai salah satu inisiator penggalangan amal itu mengatakan, alokasi dana ini akan digunakan untuk menutup biaya pemulangan jenazah dari Krakow sampai ke Padang, tiket pulang Ayahnya dan pemakaman. Dana yang tersisa akan diberikan sepenuhnya pada keluarga almarhum.

"Sampai pengumpulan dana ini ditutup, telah terhimpun dana sebesar 14.109 Euro, melampaui target awal 12.000 Euro," ujar Gabriela dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com.

Diketahui, Ariq adalah anak sulung dari tiga bersaudara. Sejak kecil dikenal karena prestasi akademiknya menonjol, hingga akhirnya meraih beasiswa S1 di universitas di Krakow, Polandia. Almarhum juga dikenal supel dan senang membantu, karena itu ia cukup populer dikalangan mahasiswa Indonesia di Polandia.

Memasuki tahun keempat perkuliahannya, Ariq tiba-tiba harus masuk rumah sakit karena gangguan pernafasan pada bulan November lalu. Dokter menemukan gangguan pada paru-parunya yang memerlukan operasi. Operasi berjalan lancar dan Ariq sempat membaik, tapi kemudian kondisinya terus memburuk sampai kemudian mengalami koma. Ayahnya didatangkan dari Padang atas permintaan rumah sakit setelah melihat peluang kesembuhan Ariq terus mengecil.

Dubes RI di Polandia Siti Nugraha Mauludiah melepas kepulangan Ratmil, ayah almarhum, dan jenazah sebelum diterbangkan dengan Garuda ke Indonesia (18/12). Selama di Polandia, mahasiswa Indonesia yang lain, Faiz Abdurahman (25), menemani Ratmil dan mengurus kepulangan jenazah.

Saat ini jenazah almarhum Ariq dalam perjalanan dari Warsawa ke Bandara Padang melalui Amsterdam dan Jakarta. Keluarga berencana memakamkan almarhum pada hari yang sama dengan kedatangannya di Padang.

 

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=dKAfzfKNhk0

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore