
ILUSTRASI: Bunuh diri
JawaPos.com - Siswi SMA berinisial MI dilaporkan tewas bunuh diri pada Sabtu (17/10) pekan lalu akibat tugas yang menumpuk dari sekolahnya. Hal ini pun membuat semakin mirisnya dunia pendidikan di Indonesia akibat pandemi Covid-19.
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan Retno Listyarti pun turut berduka atas kejadian tersebut. Kejadian ini adalah yang kedua kalinya setelah kasus seorang ibu membunuh anaknya hanya karena sang anak sulit memahami materi sekolah online.
"KPAI menyampaikan duka mendalam atas meninggalkan seorang siswi di kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, yang diduga depresi karena kesulitan belajar daring," ujarnya kepada JawaPos.com, Senin (19/10).
Pihaknya pun mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian untuk mengusut tuntas asal muasal penyebab bunuh diri MI. Salah satu bukti kuat bunuh diri akibat pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini adalah korban yang sering bercerita mengenai sulitnya akses internet di rumahnya.
"Korban kerap bercerita pada teman-temannya perihal sulitnya akses internet di kampungnya, yang menyebabkan tugas-tugas daringnya menumpuk. Rumah korban memang secara geografis berada di wilayah pegunungan, sehingga akses sinyal sulit," ucapnya.
Saat ini, Polres Gowa masih mendalami apakah ada motif lain, disamping permasalahan PJJ secara daring dan beratnya tugas-tugas yang harus diselesaikan anak korban. Menurut dia, hal ini penting diungkap, karena jika terbukti motif bunuh diri karena masalah kendala PJJ, maka perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh dari PJJ.
"Khususnya di kabupaten Gowa oleh Dinas Pendidikan dan Pemerintah Daerah sesuai kewenangannya, kalau SMA/SMK berarti menjadi kewenangan pemerintah provinsi dan dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan," pungkas dia.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
