
Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim saat rapat bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2021). Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim mengatakan seluruh sekolah harus menerapkan belajar tatap muka terbatas. Dia mengatakan tempat-
JawaPos.com - Pagu anggaran Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk 2021 tercatat sebesar Rp 81,5 triliun. Akan tetapi pada tahun 2022 mendatang, pagu indikatif sebesar Rp 73 triliun, atau turun Rp 8,5 triliun.
"Keprihatinan kita menyangkut anggaran pendidikan yang mengalami penurunan yang cukup signifikan untuk tahun anggaran 2022," jelas Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda dalam Rapat Kerja dengan Mendikbudristek secara daring, Selasa (15/6).
Pagu indikatif sebesar Rp 73 triliun ini pun ia khawatirkan akan membuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) mengalami kendala. Sebab, pengurangan anggaran ini tentu akan berpengaruh pada pelaksanaan program tahun mendatang.
"Dari berbagai analisa dari hitungan yang kami bikin ada resiko RPJMN kita tidak terpenuhi karena ada pengurangan anggaran pada tahun 2022 ini," ujarnya.
Oleh karenanya, pihaknya bersama Kemendikbudristek pun mengusulkan akan adanya penambahan alokasi anggaran. Adapun tambahan tersebut sebesar Rp 20,16 trilun, sehingga total usulan pagu indikatif 2022 dapat mencapai Rp 93,24 triliun. "Kami sedang berjuang anggaran di sektor pendidikan ini jadi komitmen bersama agar tercapai apa yang kita rencanakan," imbuhnya.
Mendikbudristek Nadiem Makarim sendiri pun juga berharap anggaran dunia pendidikan dapat meningkat untuk tahun 2022. Hal itu guna mendukung program yang akan berjalan di tahun depan. "Karena tanpa itu terus terang hampir banyak program kita enggak akan berjalan tahun depan," sebutnya.
Menurut Nadiem, jika tak melebihi Rp 81,5 triliun, maka pihaknya pun bersiap untuk skenario terburuk. Dia akan melakukan realokasi anggaran agar program pendidikan tak menjadi korban. "Kita harus melakukan realokasi yang cukup masif untu memastikan program prioritas kita tidak terkorbankan," tutur dia. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
