
Sejumlah siswa SMPN 240 melakukan ujian akhir sekolah secara tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan di Jakarta, Selasa (6/4/2021). Beberapa siswa melakukan ujian secara tatap muka dengan diawasi guru dikarenakan banyaknya siswa yang mengalami
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta per hari ini, Rabu (7/4) telah mulai melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Adapun, jumlah yang melaksanakan hal tersebut adalah 85 sekolah.
Hal ini pun diapresiasi oleh Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G). Salah satu alasan apresiasi itu adalah waktu pembelajaran tatap muka yang tidak terlalu lama.
"P2G memberikan apresiasi terhadap Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang hanya melakukan Uji Coba Tatap Muka di 85 sekolah saja, mengingat ratusan sekolah yang ada di Jakarta. Termasuk durasi uji coba PTM yang hanya 1 hari saja per kelas angkatan," ujar Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim dalam keterangannya, Rabu (7/4).
Namun pihaknya mempertanyakan, apa dan bagaimana kriteria penentuan 85 sekolah tersebut sebagai pilot school oleh Dinas Pendidikan DKI. Pasalnya, fakta menunjukkam untuk jenjang SMA, dari 85 sekolah tidak ada satupun SMA Negeri di Jakarta yang menjadi piloting atau hanya SMA Swasta.
"Hal ini diduga kuat karena sekolah SMA Negeri di Jakarta belum mengisi dan melengkapi daftar periksa yang dibuat Kemendikbud. Sangat disayangkan, jika SMA Negeri di Jakarta belum menyiapkan daftar periksa dan sarana pendukung protokol kesehatan," imbuhnya.
Di sisi lain, Kabupaten Bogor juga melakukan uji coba pembukaan sekolah terhadap 170 sekolah mulai PAUD hingga jenjang SMA/SMK/MA. Kata dia, ini jumlah uji coba yang sangat massal dan besar.
Mengingat jumlah total sekolah di Kabupaten Bogor sendiri adalah sekitar 230 sekolah. Fakta tersebut menunjukkan, uji coba dilakukan serentak terhadap 70 sampai 80 persen sekolah.
"Akibatnya, uji coba seperti itu justru berpotensi mengancam keselamatan guru dan warga sekolah secara massal. Guru dan tenaga kependidikan dipaksa masuk sekolah tatap muka, meskipun belum mendapatkan vaksinasi," urainya. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/acjHz4d8qwU

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
