
Sidang putusan Bawaslu terhadap Partai Garuda
JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutus perkara sengketa proses pemilu antara Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Keputusan itu menyebutkan KPU harus meninjau ulang keputusannya yang tidak meloloskan Partai Garuda tersebut.
Ketua Bawaslu Abhan dalam putusannya memerintahkan kepada para pihak, yakni Partai Garuda dan KPU untuk melakukan kesepakatan-kesepakatan. Kesepakatan itu, KPU untuk meninjau ulang keputusan KPU seperti melakukan verifikasi yang tidak meloloskan Partai Garuda.
"Memutuskan memerintahkan kepada para pihak untuk melaksanakan isi kesepakatan sebagaimana tertuang dalam berita acara penyelesaian sengketa proses pemilihan umum mencapai kesepakatan," Abhan dalam putusannya di Gedung Bawaslu, Thamrin, Jakarta , Sabtu (23/12). Kesepakatan itu berdasarkan perkara nomor 001/PS.REG/Bawaslu/XII/2017.
"Memerintahkan kepada KPU untuk melaksanakan paling lama dua hari kerja sejak putusan ini dibacakan," tambahnya.
Sementara, Sekjen Partai Garuda mengatakan bermasalahnya dengan KPU karena ada empat kabupaten yang dinilai tidak memenuni persyaratan. Salah satunya adalah Jogjakarta. "Jadi ada ketidakcocokan saja dalam verivikasi faktual," katanya.
Di tempat terpisah, Munatsir Mustaman selaku kuasa hukum Partai Garuda mengatakan, KPU harus melaksanakan apa yang telah diputus oleh Bawaslu, sehingga Partai Garuda bisa mengikuti Pemilu 2019 nanti.
"Jadi KPU perlu meninjau ulang keputusannya dan dalam dua hari kerja harus segara diputuskan hasilnya," kata Munatsir.
Oleh sebab itu, setelah adanya keputusan dari KPU ini, maka Partai Garuda akan membenahi hal-hal yang masih dianggap kurang dalam verifikasi tersebut. "Tergantung KPU setelah ada putusan KPU maka kita diberikan waktu 1x24 jam melakukan penyempuraan data," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022