alexametrics

Bobby Dibilang Mirip Jokowi, Aulia Tampung Keluhan Guru Mengaji

12 November 2020, 20:39:34 WIB

JawaPos.com – Suasana Pasar Inpres Simalingkar Medan Tuntungan pada Kamis (12/11) terasa berbeda. Pasar tradisional itu mendadak lebih riuh dari seperti biasanya. Pasalnya, pasar tersebut baru saja dikunjungi Bobby Nasution, menantu Presiden Jokowi.

Bobby yang merupakan calon wali kota Medan itu sengaja blusukan ke sana dan bertegur sapa dengan pedagang maupun pembeli. Warga begitu riuh. Mereka bersorak sorai melihat sosok berada di tengah mereka.

Nurlela Ginting tidak kalah riang. Lapaknya yang menjual gula aren dan rempah khas Karo itu disinggahi Bobby. Tidak hanya mampir, Bobby Nasution juga memborong minyak khas Karo, jualan Nurlela.

Makin bahagianya Nurlela karena Bobby mau berdialog dan berswafoto dengannya. “Ramah kali orangnya Pak Bobby ini. Saya yakin Pak Bobby bisa bikin bagus Medan. Saya lihat Pak Bobby mirip Pak Jokowi mau mengayomi, mau bertemu masyarakat di pasar-pasar. Saya yakin menang Pak Bobby,” kata Nurlela.

Kepada Bobby, Nurlela Ginting mengeluhkan kondisi pasar yang sering banjir. Tempat untuk berjualan pun sudah tidak nyaman. Hal itu berdampak pada sepinya pembeli.

Senada juga diungkapkan Irwan, pedagang tas seken. Dia mengaku kios tempat berjalan selalu bocor setiap hujan. “Hujan sedikit aja udah becek. Kalau udah beek tidak akan ada yang mau belanja,” keluh Irwan.

Mendengar banyak keluhan pedagang, Bobby menjanjikan revitalisasi pasar. Dia menegaskan bahwa kenyamanan pasar lebih utama bagi pedagang dan pembeli.

“Saya sudah lihat tadi kondisi pasar Simalingkar ini. Banyak yang bocor, banjir kalau hujan. Revitalisasi pasar dan pembenahan manajemen pasar akan kami utamakan. Pelan-pelan nanti semua dibenahi,” kata Bobby.

Selain meninjau kondisi pasar, Bobby Nasution juga tampak membeli dagangan pedagang, seperti mangga, anggur, dan buah-buahan lainnya.

***

Aulia Rachman bersosialisasi dengan guru mengaji di Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Baru, Medan Timur, Kota Medan. (For JawaPos.com)

Di tempat lain, guru mengaji dan madrasah merasa menjadi komoditas yang luput diperhatikan pemerintah daerah (pemda). Mereka berharap ketika Medan memiliki wali kota yang baru dapat memperhatikan nasibnya.

Harapan itu dilontarkan Titin, salah seorang guru mengaji di Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Baru, Medan Timur, Kota Medan. Ketika dikunjung calon wakil wali kota Medan, Aulia Rachman, dia berharap nasib guru mengaji dan madrasah lebih diperhatikan pemerintah daerah. Minimal honornya ditambah.

“Pak Aulia, honor guru kalau bisa dinaikkan, karena selama ini gaji yang kami terima sangat rendah,” ujar Titin saat Aulia Rachman berjumpa guru-guru pengajian di Jalan Komisi Raya, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Baru, Kamis (12/11).

Aulia Rachman yang berada di tengah guru pengajian mengaku sering mendapat keluhan soal gaji atau honor gaji guru yang kurang mendapat perhatian dari pemda.

Nah, terkait harapan itu, Aulia yang mendampingi Bobby Nasution di Pilkada Kota Medan itu menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah program untuk meningkatkan kesejahteraan para guru, terutama guru honor, guru madrasah, dan guru mengaji.

“Program kami (Bobby-Aulia), menyediakan insentif yang memadai bagi guru honor, guru ngaji dan guru madrasah, untuk menunjang kesejahteraan guru yang merupakan pahlawan tanpa tanda jasa ini,” tegas Aulia.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Ilham Safutra



Close Ads