
Ilham Aidit saat bercerita ayahnya, yakni DN Aidit di rrumahnya.
JawaPos.com - Tidak banyak orang tahu bahwa mantan Ketua Umum Partai Komunis Indonesia (PKI), Dipa Nusantara (DN) Aidit memiliki suara yang merdu dan sangat perhatian dengan kondisi masjid di kampungnya.
Di kawasan Antapani, Bandung, Jawa Barat, Ilham Aidit, anak DN Aidit keempat, dan kini satu-satunya keturunan Aidit yang tinggal di Indonesia, berkisah tentang masa kecil dan remaja DN Aidit.
Ilham yang saat itu mengenakan kemeja cokelat dan celana bahan gelap, tampak ramah dah hangat saat menyambut kedatangan tim yang sudah sejak subuh bertolak dari Jakarta ke Bandung. Meskipun di awal, Gunawan reporter JawaPos.com menduga sosok Ilham ini sangat galak dan sulit di wawancarai. Karena beberapa kali Ia mendapat suara bernada tinggi saat berhubungan via telpon dengan Ilham.
Awalnya Ilham yang kini bekerja dibidang sipil dan arsitek itu mengaku enggan untuk memabahas masa lalu. Seperti ada hal yang ingin disimpan rapih agar bisa fokus untuk berfikir ke depan. Salah satunya ya wacana rekonsiliasi.
Namun, seiring oborolan kami di ruang tamu rumah dua lantai itu, Ia mulai mengenang sosok sang Papah (Panggilan Aidit oleh anak-anaknya), sewaktu remaja di Belitung. Hal itu juga dirasa cukup perlu baginya, mengingat banyak persepsi negatif dan belebihan soal ayahnya di masyarakat dan sengaja diciptakan oleh okunum tertentu.
Ilham yang terlahir kembar itu, kemudian menuturkan papahnya adalah orang yang taat kepada agama Islam. Bahkan Aidit kesalehannya tidak perlu diragukan lagi untuk bocah seumurannya.
"Aidit itu umur 15 di Belitung, dia terkenal sangat saleh, bapaknya (Abdullah Aidit) juga seorang Masyumi," ujar Ilham yang menamatkan kuliahnya di Universitas Parahiyangan (Unpar) itu.
Kuatnya ajaran Islam di keluarga Aidit sepertinya melekat pada Ilham. Di rumahnya yang bercat cokelat muda, tampak kaligrafi kecil bertulis Allah di dekat pintu masuk. Begitupun di meja kayu di sebelah tempat Ilham duduk dan bercerita kepada kami juga ada sebuah Alquran yang sepertinya cukup sering dibuka karena bentuknya yang sudah agak lecek.
Ilham mengaku orang-orang yang mengetahui masa kecil papahnya banyak bercerita pada dirinya. Termasuk kisah suara Aidit yang bagus dan jernih. Oleh sebab itu Aidit dipercaya untuk selalu melakukan azan.
“Papah itu waktu kecil Muadzin. Dia selalu melakukan azan saat waktu salat tiba. Nagajinya juga pinter. Karena suara dia bagus bahkan menyannyi saja bagus," katanya sambil tertawa kecil.
Ilham juga mengenang sosok sang Papah yang berbeda dengan remaja lain seusianya, yang saat itu sedang asik bermain sepak bola, layangan atau yang lainnya, Aidit malah sibuk melakukan reparasi masjid di Belitung.
"Dia malah mengunjungi rumah-rumah orang untuk meminta uang, supaya bisa perbaiki genteng masjid," kenangnya.
Selain itu, Ilham yang saat ini memiliki empat anak dua perempuan dan dua laki-laki mengungkapkan nama Dipa Nusantara adalah bukan nama sesungguhnya dari Aidit. Nama sebenarnya adalah Ahmad.
Saat itu Aidit mulai menginjak usia 17 tahun, sebelum berangkat ke Jakarta untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik, Aidit meminta ke ayahnya untuk mengganti nama Ahmad menjadi Dipa Nusantara.
"Itu artinya Dipa itu cahaya atau pelita, jadi cahaya nusantara, dan Papah waktu itu ingin mengubah aktenya. Biasa jadi papah terinspirasi Diponegoro,” katanya sambil tertawa kecil.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022