Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Juli 2018 | 21.32 WIB

Bonus Belum Berhenti, Zohri Dapat Tabungan Emas Rp 600 Juta

Lalu Muhammad Zohri dapat tabungan emas dari Pegadaian - Image

Lalu Muhammad Zohri dapat tabungan emas dari Pegadaian

JawaPos.com - Hujan berkah belum berhenti menghampiri Lalu Muhammad Zohri. Setelah berhasil mengharumkan nama bangsa melalui prestasinya di Kejuaraan Dunia Atletik (IAAF) U-20 di Tempere Finlandia pada awal Juli 2018 lalu, Zohri mendapatkan hadiah bertubi-tubi.


Mulai dari rumah, uang hingga ditawari menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tanpa tes. Kali ini, Zohri kembali mendapatkan berkah. PT Pegadaian (Persero) tak mau ketinggalan untuk memberikan apresiasi kepada kepada pelari dengan kecepatan 10,18 detik itu.


Bentuk apresiasi dari Pegadaian atas prestasi yang baru diraih Zohri adalah dengan memberikan bonus kepada atlet Pelatnas itu sebesar 1 kilogram tabungan emas atau setara dengan Rp 600 juta.


"Saya kira ini peristiwa yang fenomenal, Indonesia berjaya di cabang atletik paling bergengsi, tentu kami sebagai perusahaan BUMN harus mengapresiasi prestasi Zohri tersebut" ungkap Harianto Widodo, Direktur Pemasaran & Pengembangan Produk Pegadaian saat menyambut Zohri di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (17/7).


Menurut Harianto, bonus ini bisa dimanfaatkan oleh Zohri sebagai tabungan pensiunnya kelak, tabungan ini mempunyai nilai lindung yang baik karena dalam bentuk emas. “Saya berharap Zohri bisa fokus dan konsentrasi untuk Asian Games 2018 nanti, karena saya melihat dia mempunyai potensi untuk menjadi kuda hitam di Asian Games nanti," tambah Harianto.


Apresiasi dari Pegadaian ini diharapkan bisa menjadi stimulus bagi dunia olahraga Indonesia. "Semoga apresiasi ini bisa menumbuhkan semangat atlet dan juga calon atlet untuk tidak ragu-ragu dalam meraih prestasi tertinggi. Atlet muda harus tekun, pantang menyerah, mempunyai etos kerja yang tinggi, maka prestasi akan datang seiring dengan waktu,” tutup Harianto.


Seperti yang sudah diketahui, Zohri berhasil mengungguli dua sprinter asal Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison di kejuaraan Dunia Atletik (IAAF) U-20 di Finlandia dengan catatan waktu 10,18 detik.


Kemenangan Zohri ini menjadi sesuatu yang fenomenal bagi Indonesia. Sebelumnya, sejak digelar 32 tahun lalu, prestasi terbaik sprinter Indonesia hanya finis di posisi ke-8 dan itu terjadi pada 1986. Kini rekor itu pecah oleh Zohri, atlet Asian Games berusia 18 tahun.

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore