
Truk pengangkut bantuan logistik untuk korban gempa Lombok menuju Pelabuhan Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta.
JawaPos.com - Jumlah pengungsi akibat dari gempa yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bertambah. Berdasar data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (15/8), jumlah pengungsi mencapai 417.529 orang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebut, semua pengungsi itu tersebar di ribuan titik pengungsian. Dari 417.529 orang pengungsi tersebut terdiri atas 187.889 laki-laki dan 229.640 perempuan. Para pengungsi itu masih mengharapkan bantuan logistik.
"Pengungsi masih memerlukan bantuan mengingat belum semua distribusi bantuan lancar dan merata. Selain itu, diperkirakan mereka masih cukup lama akan berada di pengungsian sambil menunggu perbaikan rumah," ungkap Sutopo, Rabu (15/8).
Kondisi yang dialami korban gempa itu membuat masyarakat dan lembaga sosial terus menyalurkan bantuan. Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) mengirimkan 1.000 ton logistik untuk memenuhi kebutuhan harian warga terdampak.
Bantuan itu akan dimuat ke dalam KRI Banjarmasin. Kebetulan KRI Banjarmasin sudah bersandar di Pelabuhan Kolinlamil di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Rabu malam (15/8).
Logistik itu diangkut dengan 10 truk dari gudang Indonesia Humanitarian Center Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, menuju Pelabuhan Kolinlamil pada Rabu (15/8) siang.
Vice President ACT Ibnu Khajar mengatakan, pemberangkatan truk itu langkah awal untuk mengantarkan kepedulian masyarakat terhadap Lombok. “ACT dan Mabes TNI telah menyiapkan 25 truk untuk mengangkut bantuan logistik. Hari ini ada 10 truk, sisanya besok. Insya Allah Kamis (16/8) siang semua sudah tiba di Pelabuhan Kolinlamil,” kata Ibnu.
Selagi melepas sebagian armada pengangkut logistik, proses bongkar muat terus berlangsung. Mengingat masih banyak barang logistik, termasuk beras yang belum masuk ke dalam truk. Bantuan logistik tersebut meliputi makanan, pakaian, obat-obatan, perlengkapan mandi, alas tidur hingga tenda-tenda untuk mendirikan pengungsian. "Truk-truk pengangkut logistik nantinya juga akan ikut berlayar bersama KRI Banjarmasin TNI AL menuju Lombok,” jelasnya.
Kapal Kemanusiaan Lombok itu akan berangkat pada Jumat (17/8) malam, tepat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. "Momen HUT RI harus jadi momentum untuk menunjukkan gelora kebaikan dan kepedulian terhadap sesama, saudara sebangsa. Jadi tidak hanya melakukan perayaan, tapi lebih dari itu,” tutur Ibnu.
TNI AL memperkirakan perjalanan Kapal Kemanusiaan Lombok akan memakan waktu selama tiga hari, sehingga akan tiba pada Senin (20/8). “Kami mohon doa pada masyarakat semua, semoga semuanya berjalan lancar, sehingga bantuan logistik bisa tiba tepat waktu di Lombok,” tandas Ibnu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
