
Relawan ACT ikut terlibat penanganan korban gempa Lombok 7 SR pada Minggu (5/8).
JawaPos.com - Kiprah Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebagai lembaga sosial dan kemanusiaan mendapat perhatian dari publik. Gerakan Indonesia Beradab (GIB) mendaulat ACT sebagai salah satu organisasi nonprofit yang menghimpun dan menyalurkan dana Sosial bagi keberlangsungan keberadaban kemanusiaan.
GIB Award 2018 itu diterima langsung oleh GM Media Network Development ACT Lukman Aziz pada Sabtu (11/8).
Lukman Aziz menuturkan, penghargaan yang diterima itu kareena GIB mempercayai keberadaan ACT sebagai salah satu organisasi nonprofit yang cukup diperhitungkan. Apalagi kontribusi ACT di setiap momen-momen kemanusiaan dinilai sangat krusial. Baik konflik dan bencana nasional maupun global.
"Selama 13 tahun, ACT dengan konsisten dan berkelanjutan melaksanakan misi sosial dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, hampir 64 negara telah terpapar misi kemanusiaan ACT," terang Lukman, Minggu (12/8).
Lebih jauh Lukman mengatakan, dari GIB menilai ACT sebagai institusi yang mampu merepresentasikan upaya-upaya kehidupan beradab yang memberi dampak positif secara signifikan. Rekam jejak dan jaringan yang luas, baik dalam skala kecil maupun luas, sesuai dengan amanah yang diemban sebagai lembaga kemanusiaan.
Tidak hanya itu, ACT dinilai cukup memiliki kapasitas dan prestasi yang mumpuni untuk membangun peradaban pada ranah keluarga, lingkungan, dan komunitas millennial yang menjamur. Poin-poin tersebutlah yang akhirnya meyakinkan para juri, bahwa organisasi ini cukup matang menerima sebuah penghargaan peradaban.
“Apresiasi ini adalah bentuk penghargaan kepada seluruh relawan ACT yang sudah melakukan kiprahnya, aksinya, di dalam dan di luar negeri," ungkapnya.
Diketahui saat ini ada 500 ribu lebih relawan ACT di seluruh dunia. Sementara itu program-program ACT yang berlansung saat ini terus kembangkan. Di antaranya, Kapal Kemanusiaan, Humanity Food Truck, dan Pendidikan Tepian Negeri.
"Kita mengharapkan dukungan dan doanya agar kami bisa terus konsisten dan istikamah untuk meningkatkan kehidupan umat manusia menjadi lebih baik. Menghindari kepunahan peradaban umat manusia, mengingat konflik, perang, dan bencana yang tidak berhenti di muka bumi ini,” tambah Lukman.
Untuk diketahui, GIB Award tersebut merupakan ajang penghargaan dan implementasi atas komitmen GIB terhadap Kemuliaan Kemanusiaan (Human Dignity) melalui penguatan keluarga.
Pada 2018 ini GIB juga memberikan penghargaan untuk Alm. Sri Sultan Hamengkubuwono IX (mewakili tokoh kepemimpinan dengan Pengaruh Sosial-Budaya), Prof. Dr BJ Habibie (mewakili tokoh kepemimpinan dengan pengaruh ilmu Pengetahuan, teknologi, dan politik), KH. Dr. Ir. Sholahuddin Wahid (mewakili tokoh kepemimpinan dengan pengaruh sosial-keagamaan), dan Prof. Dr. Euis Sunarti (mewakili Tokoh Akademik, Institusional dan Moral).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
