
Sejumlah rumah di kawasan Lombok Utara ambruk usai gempa tadi malam, Minggu (5/8).
JawaPos.com - Gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR) yang meluluh lantahkan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membuat petinggi dalam jajaran struktural Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bersedih. Apalagi gempa tersebut menyebabkan sedikitnya 82 orang meninggal dunia dan ribuan warga mengungsi.
"Melihat dan mendengar kondisi masyarakat di NTB membuat para petinggi PKB perihatin. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bahkan langsung merespon dengan membuat seruan keperihatinan untuk bersama-sama meringankan beban saudara-saudara kita di NTB," tutur Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB yang juga Koordinator Donasi Bencana Gempa Lombok, Luluk Nur Hamidah, Selasa (8/8).
Menurut Luluk, seruan tersebut dimulai dari internal jajaran pengurus DPP PKB. Sebab, inisiatif keteladanan harus dimulai dari diri pemimpin itu sendiri.
"Almahdulilah, dalam waktu tidak terlalu lama telah terkumpul Rp228 juta. Saya perkirakan waktunya tiga sampai empat jam. Jumlah nominal tersebut sudah dibuktikan dengan bukti transfer," katanya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Perempuan Bangsa (PB) itu optimis, jumlah nominal sumbangan akan terus bertambah. Pasalnya, masih banyak teman-teman yang belum transfer.
"Kami berharap semangat gotong royong yang dicontohkan para pemimpin PKB dapat dijadikan tauladan bagi seluruh kader dan warga PKB. Membantu sesama justru semakin menguatkan semangat gotong royong," kata Luluk.
Luluk menegaskan, membantu sesama bukan kali pertama dilakukan DPP PKB, baik melalui sayap Perempuan Bangsa mapun sayap partai lainnya. Hampir setiap peristiwa bencana PKB selalu hadir.
Dari mulai bencana asap di Sumatera, Kalimantan dan Papua. Sampai dengan bencana banjir di Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah.
"Intinya, mendekatkan PKB dengan masyarakat melalui kerja-kerja politik maupun kerja-kerja kemanusiaan," tuturnya.
Aktivis Perempuan Nahdlatul Ulama (NU) menambahkan, penyaluran dana yang telah terkumpul dapat melalui kerjasma dengan Laziz NU yang memang membuka posko bantuan di wilayah bencana mapun melalui jejaring partai.
"Tentu saja teman-teman PKB di NTB memiliki tanggung jawab untuk memantu seluruh proses agar berjalan dengan baik. Kita masih membuka peluang bagi yang ingin mendonasikan bantuan berupa tenda, sembako, alat kesehatan, alat mandi dan lainnya. Intinya semua bantuan yang dapat meringankan beban korban bencana kita terima," kata Luluk.
Luluk tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Ketum DPP PKB, Cak Imin atas responnya yang sangat cepat. Sehingga gerakan solidaritas kemanusiaan ini bisa terbangun dengan cepat.
"Semangat gotong royong yang ditunjukkan pengurus PKB diharapkan dapat membantu meringankan beban warga NTB yang tertimpa musibah," pungkasnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
