
TANYA JAWAB: Idham Aziz (kanan) dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1). (HENDRA EKA/JAWA POS)
JawaPos.com - Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman cecer Kapolri Jenderal Idham Azis terkait dengan inseden pembububaran acara Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Pasalnya, pembubaran yang dilakukan aparat kepolisian terhadap acara yang diinisiasi oleh Mantan Panglima Gatot Nurmantyo itu dinilai tak adil.
Sebab, ada sekolompok orang yang melakukan aksi di depan Gedung Joang 45 Surabaya dalam waktu bersamaan dengan deklarasi KAMI. “Saya lihat mungkin kurang lengkap di videonya itu, orang yang demo diluar kok tidak dibubarkan? Ini tak adil” kata Politisi Gerindra itu saat rapat kerja bersama Kapolri Idham Azis di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/9).
Kendati begitu, ia tetap sepakat jika pembububaran acara tersebut dengan alasan menghindari kerumunan massa di tengah Pandemi Covid-19. Hanya saja, kata anak buah Prabowo Subianto ini, pembububaran acara KAMI terkesan diberlakukan tidak adil.
“Jadi agar terjadi persepsi macam-macam, saya kira kedepan penerapan keadilan itu penting pak Kapolri,” tuturnya seperti dikutip PojokSatu.id (Jawa Pos Group), Rabu (30/9).
Habiburrahman tak menampik bahwa acara KAMI tersebut bersifat politis. Namun, yang ia sayangkan pihak aparat hanya membubarkan deklarasi KAMI, sementara aksi diluar Gedung Joang tetap berlangsung.
“Ini politis pak. Orang yang terlibat juga orang-orang politik. Setiap kejadian bisa saja dipersepsikan macam-macam, jadi orang yang melanggar Covid-19 baik yang di dalam maupun di luar itu sama-sama dibubarkan,” tandasnya.
Sebelumnya, Kapolrestabes Surabaya Kombes Jhonny Edison Isir mengatakan, pihaknya terpaksa membubarkan deklarasi KAMI. Hal itu dilakukan untuk menjaga kondusifitas Kota Pahlawan tersebut. “Surabaya itu kan kondusif, ada deklarasi untuk apa, justru memancing reaksi, inikan mau pilkada,” kata Kombes Jhonny Isir, Senin (28/9).
Mantan ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tahun 2017 itu menegaskan, tidak hanya kelompok KAMI, kelompok lain yang menamakan KITA (Koalisi Indonesia Tetap Aman) juga turut dibubarkan. Sebab, jika dibiarkan salah satunya saja, maka dikhawatirkan kemanan dan ketertiban hingga kondusifitas Surabaya terganggu.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
