alexametrics

Tim yang Ciduk Bupati Probolinggo Satgas Raja OTT yang Tak Lolos TWK

30 Agustus 2021, 09:36:35 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur pada Senin (30/8). Operasi kedap ini diduga meringkus Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin yang merupakan Anggota DPR RI Fraksi Nasdem.

Operasi penindakan ini ternyata bagian tim pegawai KPK nonaktif Harun Al Rasyid. Dia merupakan pegawai KPK pada bidang penyelidikan yang kerap kali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan dijuluki “Raja OTT”.

Meski giat melakukan OTT terhadap pihak-pihak bermasalah, Harun Al Rasyid salah pihak yang tidak lolos asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Sang Raja OTT itu nasibnya tersingkirkan, karena alih status pegawai menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Informasi yang saya terima memang ini adalah hasil kerja keras dari rekan-rekan kami, Penyelidik KPK anggota dari Satgas Penyelidik yang dipimpin Bapak Harun Al Rasyid Sang Raja OTT. Saya bangga dengan rekan-rekan kami yang masih terus berjuang memberantas korupsi dan tetap menjaga integritasnya dalam keadaan seperti ini,” kata rekan Harun, Rieswin Rachwell yang juga merupakan pegawai KPK nonaktif, Senin (30/8).

Rieswin menjelaskan, OTT yang diduga meringkus Bupati Probolinggo Jawa Timur itu sudah diselidiki sejak sebelum adanya penyingkiran pegawai melalui asesmen TWK. Dia mengaku, Satgas Penyelidik dibawah komando Harun Al Rasyid sudah banyak mengumpulkan informasi dan bahan keterangan untuk kasus ini.

“Saya tahu betul bagaimana beratnya perjuangan rekan-rekan kami sebagai Penyelidik ketika harus tetap menangani perkara ini dengan SDM yang dari semula tujuh orang (termasuk Harun Al Rasyid selaku kasatgas) yang berkurang menjadi empat orang saja karena TWK,” ujar Rieswin.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:


Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads