alexametrics

Polisi Menduga Pelaku Kekerasan di Sigi Kelompok MIT Poso

Empat Korban Pembunuhan Sadis OTK Dimakamkan
28 November 2020, 19:23:58 WIB

JawaPos.com–Empat korban pembunuhan sadis oleh orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Sabtu (28/11), telah dimakamkam pihak keluarga.

Huber S.P., salah satu warga Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, membenarkan bahwa empat korban diduga dibunuh kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT), semuanya laki-laki itu sudah dikebumikan.

”Rencana awal pemakaman dijadwalkan pada Sabtu pukul 13.00 wita, tetapi baru bisa dilaksanakan sekitar pukul 15.00 wita,” kata Huber seperti dilansir dari Antara pada Sabtu (28/11).

Proses pemakaman didahului dengan ibadah singkat yang dipimpin Komandan Divisi Bala Keselamatan (BK) dari Palu, Ibu Kota Sulteng. Selain pihak keluarga korban, pemakaman itu juga dihadiri masyarakat Desa Lembantongoa dan sejumlah aparat keamanan. Prosesi pemakaman berjalan lancar.

Keempat korban, kata Huber, adalah satu rumpun keluarga yang selama ini bermukim di wilayah transmigrasi Dusun Tokelemo, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo. Pada Jumat (27/11) sekitar pukul 08.00 Wita, beberapa OTK mendatangi permukiman warga transmigrasi dan membunuh empat orang. Mereka juga membakar beberapa rumah.

Hingga kini, kata dia, kebanyakan warga transmigrasi di wilayah tersebut mengungsi sementara, karena merasa takut akan keselamatan jiwa mereka. ”Masyarakat pada umumnya juga takut untuk pergi ke kebun,” terang Huber.

Desa Lembantongoa, salah satu desa di Kecamatan Palolo sampai sekarang terbilang masih sulit akses jalannya. Terutama pada musim hujan, sebab baru sebagian badan jalan yang sudah dicor semen. ”Sebagian lagi belum, sehingga ketika musim hujan sering putus karena tertimbun tanah longsor,” ujar Huber.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Sigi AKBP Yoga Priyahutama menduga pelaku kekerasan menyebabkan korban jiwa adalah kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso. ”Terindikasi seperti itu ada kemiripan dari saksi-saksi yang melihat langsung saat kejadian yang kami konfirmasi dengan foto-foto (DPO MIT Poso) ada kemiripan. Terindikasi,” kata Kapolres Yoga Priyahutama.

Kapolres mengatakan, bahwa situasi terakhir kondusif. Anggota Brimob, polres, dan dari satgas telah melakukan trauma healing agar jangan sampai warga ketakutan terkait dengan kejadian tersebut.

”Satgas Operasi Tinombala saat ini sedang mengejar terduga pelaku,” ujar Yoga.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads