alexametrics

Tolak Bela Habib Rizieq, Yusril: Kenapa Tidak Minta Bantuan Prabowo?

21 Desember 2020, 19:21:39 WIB

JawaPos.com – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) yang juga seoarng advokat Yusril Ihza Mahendra mengaku menolak untuk membela Habib Rizieq Shihab. Diketahui, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu saat ini sudah ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya.

Penolakan itu Yusril ungkapkan setelah ada salah seorang ulama yang meminta dirinya untuk menjadi kuasa hukum dari Habib Rizieq Shihab.

“Saya jelaskan keengganan saya membela beberapa tokoh sebagaimana banyak dimintakan kepada saya,” ujar Yusril dalam keterangannya yang sudah dikonfirmasi Sekjen PBB Afriyansah Noer, Senin (21/12).

Yusril mengatakan, dahulu alangkah banyak ormas-ormas dan tokoh-tokoh Islam maupun nasionalis, warga masyarakat yang dizalimi yang saya bela mulai dari Kampung Luar Batang sampai ke berbagai daerah. Semua dia bela secara sukarela.

“Tetapi jika kesusahannya sudah berlalu, lantas mereka menjadi lupa,” katanya.

Kemudian, menjelang Pemilu dirinya merasa yang dizalimi dan dicaci maki, bahkan ada yang mengatakan Yusril sudah murtad dan kafir. Mereka teriak-teriak melalui medsos, melalui jaringan streaming TV mereka, bahkan spanduk mengajak untuk menenggelamkan PBB.

“Semua gara-gara saya tidak mau mendukung Prabowo Subianto. Saat itu Neno Warisman bahkan mengatakan, mungkin orang tidak akan menyembah Allah lagi kalau Prabowo kalah dalam Pilpres,” katanya.

Karena itu ketika banyak yang meminta bantuan ke dirinya. Kemudian Yusril pun balik bertanya mengapa tidak minta bantuan Prabowo Subianto. Padahal dulu dirinya disebut murtad dan kafir.

“Beliau Menhan (Prabowo Subianto-Red) dan anak buah Presiden Jokowi, tentu beliau bisa membantu. Saya sampai sekarang berada di luar pemerintahan dan tidak menjadi anak buah siapa-siapa. Masa minta bantuan sama orang yang Anda anggap murtad dan kafir seperti saya,” katanya.

Prabowo yang didukung oleh banyak pihak secara mati-matian dunia dan akhirad malah sekarang jadi anak buah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Suhada: Polisi Memberi Tahu, Bahwa Anak Bapak Kami Bunuh

Yusril hanya ingin mengingatkan umat Islam, alangkah mudahnya mereka tertipu dan dijadikan permainan dan kepentingan politik. Track record seseorang dalam pergerakan serta pembelaannya kepada umat Islam di tanah air seperti dianggap tidak pernah ada.

“Bahkan tega-teganya ditenggelamkan, demi membela seseorang yang justru tidak jelas rekam jejaknya dalam pembelaan terhadap umat Islam,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Habib Rizieq Shihab telah ditetapkan sebagai tersangka penghasutan dan kerumunan. Dia saat ini telah ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya selama 20 hari ke depan atau sampai 31 Desember 2020.

Rizieq menjadi tersangka karena melakukan pelanggaran UU Karantina Kesehatan terkait kerumunan masa di acara Maulid Nabi dan pernikahan putrinya di Petamburan pada 14 November 2020. Selain itu Rizieq dijerat dengan Pasal 160 KUHP terkait penghasutan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan 216 KUHP.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads